Arti Kata "daif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "daif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

daif

da·if a lemah; tidak kuasa; tidak berdaya; tidak berguna; tidak ada artinya; hina;
men·da·if·kan v memandang lemah (tidak berdaya, tidak berguna, tidak ada artinya); memandang hina: tidak ada gunanya ~ orang;
ke·da·if·an n kelemahan; kehinaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "daif"

📝 Contoh Penggunaan kata "daif" dalam Kalimat

1.Sebagai organisasi internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki kelemahan dalam menyelesaikan konflik di beberapa negara.
2.Kepala sekolah menilai siswa yang kurang berprestasi sebagai murid yang daif dalam mata pelajaran matematika.
3.Berdasarkan data statistik, populasi penderita COVID-19 di daerah tertentu sangat daif karena kurangnya akses vaksinasi.
4.Sikap negatif dan pesimistik memang daif dalam menghadapi tantangan hidup dan mencapai kesuksesan.
5.Tugas utama tim kesehatan adalah membantu korban kecelakaan yang menderita luka parah, karena mereka adalah orang yang daif dan membutuhkan bantuan.

📚 Artikel terkait kata "daif"

Mengenal Kata 'daif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "daif" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Kata "daif" memiliki makna yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata "daif" digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang lemah, tidak berdaya, atau tidak berguna. Dalam konteks sejarah, kata "daif" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial di masa lalu, seperti ketidaksetaraan dan ketidakadilan.

Contoh Penggunaan Kata "daif" dalam Bahasa Indonesia

Kata "daif" dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan situasi atau kondisi. Contoh penggunaan kata "daif" dalam kalimat adalah sebagai berikut: - Saya merasa sangat daif ketika menghadapi masalah itu sendiri, karena tidak memiliki kemampuan untuk mengatasinya. - Orang tersebut dianggap daif karena tidak memiliki kemampuan untuk membantu dirinya sendiri. - Saya tidak ingin menjadi daif dan bergantung pada orang lain untuk segala hal.

Kata "daif" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "daif" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, kata "daif" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi yang tidak seimbang. Dalam konteks ini, kata "daif" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang atau kelompok tidak memiliki akses yang sama dengan yang lain untuk sumber daya dan kesempatan. Dalam budaya Indonesia, kata "daif" juga digunakan untuk menggambarkan kondisi individu yang tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah atau kebutuhan yang mereka hadapi. Dalam konteks ini, kata "daif" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang atau kelompok membutuhkan bantuan atau dukungan dari orang lain untuk mengatasi masalah atau kebutuhan yang mereka hadapi.