Arti Kata "dakwat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dakwat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dakwat

dak·wat ? dawat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dakwat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "dakwat" dalam Kalimat

1.Pengumuman di radio mengumumkan bahwa warga perlu menghadiri rapat duka yang akan diselenggarakan di balai desa.
2.Pengurus kebun di kebun kelapa mengatakan bahwa tanaman kelapa akan mulai berproduksi jika air dari sumur air tawar atau sumur air lainnya yang ada di sekitar kebun tersebut digunakan sebagai sumber irigasi.
3.Pengawas sekolah memanggil siswa untuk menghadiri rapat duka atas kematian seorang guru yang telah lama mengasuh mereka.
4.Hari itu, seorang pengusaha menemukan bahwa kehilangan sumber daya manusia yang berpengalaman dapat menyebabkan penurunan kinerja perusahaan, sehingga ia memutuskan untuk menghadiri rapat duka.
5.Di tengah hujan deras, seorang pengurus masjid memutuskan untuk mengundang masyarakat untuk berdoa bersama-sama di masjid, karena ia tahu bahwa kehadiran mereka akan memberikan kekuatan spiritual bagi jemaah.

πŸ“š Artikel terkait kata "dakwat"

Mengenal Kata 'dakwat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dakwat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dakwat" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "dakwat" memiliki arti sebagai 'dakΒ·wat ? dawat'. Kata ini memiliki asal-usul yang terdapat dalam bahasa Arab, yang kemudian diadopsi dalam bahasa Melayu dan akhirnya menjadi bagian dari bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata "dakwat" sering digunakan dalam komunikasi antara pejabat dan rakyat, terutama dalam konteks pemerintahan. Dakwat sendiri memiliki makna yang luas dan kompleks. Selain berarti perintah atau instruksi, kata ini juga memiliki makna sebagai tanda hormat atau penghormatan. Dalam sejarah, kata "dakwat" digunakan sebagai tanda hormat kepada raja atau penguasa. Dengan demikian, kata "dakwat" menjadi simbol kekuasaan dan kehormatan yang tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dakwat" masih digunakan dalam berbagai konteks. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "dakwat" dalam kalimat yang alami: - "Pemimpin memberikan dakwat kepada bawahannya untuk melakukan tugas-tugas tertentu." - "Raja memberikan dakwat kepada rakyatnya untuk melakukan perubahan besar." - "Dalam acara adat, dakwat diberikan kepada tamu kehormatan sebagai tanda penghargaan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "dakwat" masih memiliki relevansi yang kuat. Dalam konteks organisasi dan kepemimpinan, kata "dakwat" digunakan sebagai instruksi yang jelas dan efektif. Selain itu, kata "dakwat" juga digunakan sebagai tanda hormat dan penghormatan kepada individu atau kelompok yang berhak menerima penghormatan tersebut. Dengan demikian, kata "dakwat" tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan kebudayaan Indonesia modern.