Arti Kata "deguk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deguk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deguk

de·guk n tiruan bunyi orang meneguk air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deguk"

📝 Contoh Penggunaan kata "deguk" dalam Kalimat

1.Saya meneguk air dari gelas, membuat kawan saya mengeluarkan suara deguk.
2.Pada saat itu, saya tidak sengaja melempar kepingan es ke arahnya, membuatnya mengeluarkan suara deguk.
3.Dalam film itu, aktor berusaha menirukan suara deguk seseorang yang sedang meneguk air.
4.Siswa di sekolah menirukan suara deguk sambil bermain peran di panggung teater.
5.Ketika saya melihatnya meneguk air dari botol, saya tidak bisa menahan diri untuk mengeluarkan suara deguk.

📚 Artikel terkait kata "deguk"

Mengenal Kata 'deguk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Deguk" - Suara Teguk Air yang Menggambarkan Kehidupan

Kata "deguk" adalah salah satu kata baku dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna umum sebagai tiruan bunyi orang meneguk air. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin telah digunakan sejak lama, karena minum air adalah kegiatan dasar yang dilakukan oleh manusia di mana pun mereka berada. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar "deguk" saat seseorang meneguk air dari gelas atau botol. Contoh penggunaan kata "deguk" dalam kalimat yang alami adalah seperti berikut: - Suara "deguk" yang keras menandakan bahwa air di dalam botol sudah habis. - Suara deguk air yang menyebar di sekitar kantor saat pekerjaan istirahat. - Ketika sedang minum, ada suara deguk dari teman yang meneguk air bersama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "deguk" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, kita sering melihat orang meneguk air dari gelas atau botol, atau mendengar suara deguk air saat seseorang membersihkan diri. Dalam budaya Indonesia modern, kata "deguk" juga dapat digunakan dalam konteks lebih luas, seperti dalam lagu, iklan, atau bahkan dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, kata "deguk" tidak hanya memiliki makna umum sebagai tiruan bunyi orang meneguk air, tetapi juga dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari.