Arti Kata "demam mengambuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "demam mengambuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

demam mengambuh

penyakit infeksi akut dengan gejala demam selama kurang lebih enam hari yang diikuti suhu normal selama waktu yang sama secara silih berganti, yang ditularkan oleh kutu atau pinjal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "demam mengambuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "demam mengambuh" dalam Kalimat

1.Kutu kutu di rumah itu menyebabkan anak saya terkena demam mengambuh.
2.Pada zaman dahulu, demam mengambuh adalah wabah penyakit yang meluas di desa kami.
3.Saya harus mengurus anak saya yang menderita demam mengambuh, karena dia sangat lemah.
4.Dokter memeriksa anak saya untuk menentukan apakah dia terkena demam mengambuh atau penyakit lain.
5.Pengalaman menderita demam mengambuh membuat saya lebih waspada terhadap kutu yang menyebar di sekitar.

📚 Artikel terkait kata "demam mengambuh"

Mengenal Kata 'demam mengambuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Demam Mengambuh" - Penyakit Kuno yang Menular

Kata "demam mengambuh" mungkin tidak asing lagi bagi para peneliti sejarah kesehatan dan budaya Indonesia. Kata ini merujuk pada penyakit infeksi akut yang ditandai dengan gejala demam yang bersilih berganti dengan suhu normal selama kurang lebih enam hari. Penyakit ini ditularkan oleh kutu atau pinjal, yang merupakan salah satu cara penularan penyakit yang paling umum pada masa lalu. Dalam konteks sosial dan historis, penyakit demam mengambuh telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia pada zaman dahulu. Penyakit ini sering dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa besar seperti perang atau bencana alam, yang menyebabkan masyarakat menjadi rentan terhadap penyakit yang menular. Demam mengambuh menjadi salah satu penyakit yang paling umum dijumpai pada masa lalu, dan banyak orang yang masih mengingat pengalamannya sendiri atau dari generasi sebelumnya. Demam mengambuh juga sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan suatu kondisi yang tidak stabil atau berubah-ubah. Misalnya, "dia sedang mengalami demam mengambuh karena terus-menerus bekerja di luar ruangan" atau "saya merasa demam mengambuh karena terus-menerus menghadapi tantangan". Dalam kalimat-kalimat seperti ini, kata "demam mengambuh" digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang tidak stabil atau berubah-ubah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "demam mengambuh" masih relevan dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, seseorang mungkin berkata "saya merasa demam mengambuh karena terus-menerus bekerja di kantor" atau "saya tidak suka menghadapi situasi yang demam mengambuh". Dalam konteks ini, kata "demam mengambuh" digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang tidak stabil atau berubah-ubah.