Arti Kata "demokrasi plutokrat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "demokrasi plutokrat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

demokrasi plutokrat

sistem demokrasi yang dikuasai oleh orang yang kaya atau bermodal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "demokrasi plutokrat"

📝 Contoh Penggunaan kata "demokrasi plutokrat" dalam Kalimat

1.Sistem demokrasi plutokrat telah memperburuk ketidaksetaraan sosial di negara kita.
2.Dalam demokrasi plutokrat, hak suara tidak dapat diwujudkan oleh rakyat kebanyakan.
3.Pemerintah yang berasal dari demokrasi plutokrat sering kali tidak peduli dengan kebutuhan rakyat.
4.Sistem demokrasi plutokrat cenderung menguntungkan segelintir kelompok yang berkuasa.
5.Pendidikan demokrasi plutokrat tidak dapat membantu meningkatkan kesadaran rakyat tentang kemiskinan.

📚 Artikel terkait kata "demokrasi plutokrat"

Mengenal Kata 'demokrasi plutokrat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Demokrasi Plutokrat" - Kekuasaan Orang Kaya dalam Sistem Demokrasi

Demokrasi Plutokrat adalah sistem demokrasi yang dikuasai oleh orang yang kaya atau bermodal. Konsep ini muncul dalam konteks historis dan sosial, di mana kekuasaan politik dan ekonomi terkonsentrasi di tangan segelintir orang yang memiliki kekayaan dan pengaruh besar. Sejak zaman kuno, demokrasi plutokrat telah menjadi topik perdebatan di antara para filsuf, politisi, dan aktivis sosial. Demokrasi Plutokrat seringkali dikaitkan dengan sistem ekonomi kapitalis yang memungkinkan segelintir orang untuk mengumpulkan kekayaan dan pengaruh besar. Dalam konteks modern, demokrasi plutokrat dapat dilihat sebagai hasil dari kebijakan ekonomi yang mengutamakan kepentingan kelompok minoritas yang kaya daripada kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidaksetaraan dalam akses ke sumber daya. Demokrasi Plutokrat telah digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam perdebatan mengenai kebijakan ekonomi, politik, dan sosial. Contoh penggunaan kata demokrasi plutokrat dalam kalimat alami adalah: "Sistem demokrasi di negara ini dapat dikategorikan sebagai demokrasi plutokrat karena kekuasaan politik dan ekonomi terkonsentrasi di tangan orang-orang yang kaya." Kita juga dapat melihat contoh lain seperti: "Pemerintah harus memperhatikan isu demokrasi plutokrat dalam mengembangkan kebijakan ekonomi dan sosial." Selain itu, contoh lain seperti: "Demokrasi plutokrat dapat menyebabkan ketimpangan ekonomi dan kemiskinan di masyarakat." Demokrasi Plutokrat memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ekonomi, demokrasi plutokrat dapat mempengaruhi kebijakan ekonomi dan mengutamakan kepentingan kelompok minoritas yang kaya daripada kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Dalam konteks sosial, demokrasi plutokrat dapat menyebabkan ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidaksetaraan dalam akses ke sumber daya. Dalam konteks politik, demokrasi plutokrat dapat mempengaruhi sistem pemerintahan dan mengutamakan kepentingan kelompok minoritas yang kaya daripada kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, demokrasi plutokrat merupakan konsep yang kompleks dan multifaset, yang memerlukan perhatian dan analisis yang lebih mendalam dalam mengembangkan kebijakan ekonomi, sosial, dan politik.