Arti Kata "dengkut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dengkut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dengkut

deng·kut ? dengkur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengkut"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "dengkut" dalam Kalimat

1.Dalam proses belajar, anak yang masih kecil sering kali menunjukkan perilaku dengkut saat di dalam kelas.
2.Dokter mengatakan bahwa dengkut pada anak itu tidaklah tidak biasa, karena masih dalam tahap perkembangan otot-ototnya.
3.Dalam bahasa Indonesia, dengkut juga digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan tidak enak didengar.
4.Pada saat malam hari, suara dengkut dari hewan di hutan sering kali membuat manusia sulit tidur.
5.Dalam konteks sosial, dengkut juga dapat diartikan sebagai tanda kelelahan atau kecapekan.

πŸ“š Artikel terkait kata "dengkut"

Mengenal Kata 'dengkut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dengkut" - Makna dan Penggunaan yang Tepat

Kata "dengkut" adalah istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suara atau gerakan tertentu. Namun, secara resmi, kata "dengkut" memiliki arti "dengΒ·kut, dengΒ·kur" yang mengacu pada suara atau gerakan yang berulang-ulang dan berirama. Dalam konteks sejarah, kata "dengkut" telah digunakan dalam berbagai budaya dan masyarakat di Indonesia untuk menggambarkan berbagai hal, seperti suara alam atau gerakan ritual. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dengkut" sering digunakan untuk menggambarkan suara atau gerakan yang unik dan menarik. Contohnya, "Suara air terjun di hutan itu sangatlah keras dan mengeluarkan suara dengkut yang menenangkan." Atau, "Gerakan kuda di lapangan olahraga sangatlah cepat dan mengeluarkan suara dengkut yang menantang." Contoh lainnya, "Suara dengkut gong di kuil itu sangatlah khas dan membuatku merasa tenang." Kata "dengkut" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, suara dengkut gong di kuil atau masjid sering digunakan sebagai tanda untuk memanggil jemaah atau memberikan isyarat. Selain itu, gerakan dengkut juga sering digunakan dalam berbagai budaya dan tradisi di Indonesia, seperti gerakan tarian atau ritual keagamaan. Dengan demikian, kata "dengkut" bukan hanya memiliki arti yang resmi, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.