Arti Kata "densitas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "densitas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

densitas

den·si·tas /dénsitas/ n kerapatan; kepadatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "densitas"

📝 Contoh Penggunaan kata "densitas" dalam Kalimat

1.Kota itu memiliki densitas penduduk yang sangat tinggi, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah.
2.densitas kayu di hutan sangat tinggi, sehingga membuat perusahaan perlu berinvestasi besar dalam pengawasan dan perlindungan.
3.Bahan bakar fosil memiliki densitas yang lebih rendah daripada air, sehingga perlu digunakan lebih banyak untuk menghasilkan energi.
4.Ilmuwan meneliti tentang hubungan antara densitas udara dan tekanan atmosfer untuk memahami fenomena cuaca.
5.densitas penduduk di perkotaan jauh lebih tinggi daripada di pedesaan, sehingga memerlukan pengelolaan lahan yang lebih efektif.

📚 Artikel terkait kata "densitas"

Mengenal Kata 'densitas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Densitas" - Kerapatan yang Menentukan

Densitas adalah kata yang berasal dari bahasa Latin "densus," yang berarti "kerap" atau "padat." Dalam konteks sains dan teknologi, kata ini digunakan untuk menggambarkan kerapatan atau kepadatan suatu benda atau sistem. Densitas telah menjadi konsep yang penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, kimia, dan geologi, sejak zaman kuno. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami densitas dalam berbagai aspek. Misalnya, pada musim hujan, tingkat densitas air di permukaan tanah meningkat, sehingga terjadinya banjir. Di bidang ekonomi, densitas permintaan dan penawaran barang dapat mempengaruhi harga pasar. Bahkan, dalam desain arsitektur, densitas bangunan dapat mempengaruhi kenyamanan dan kualitas lingkungan. Densitas juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, di kota-kota besar, densitas penduduk dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan dan pengembangan kota yang efektif harus mempertimbangkan densitas penduduk dan infrastruktur yang tersedia. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan seimbang. Dalam berbagai aspek kehidupan, densitas memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan efisiensi suatu sistem. Dengan memahami konsep densitas, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan efektif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi.