Arti Kata "detasering" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "detasering" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

detasering

de·ta·se·ring /détaséring/ n penempatan pegawai untuk bertugas di suatu tempat dl jangka waktu tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "detasering"

📝 Contoh Penggunaan kata "detasering" dalam Kalimat

1.Dari tahun ke tahun, perusahaan itu melakukan detasering pegawai ke kota-kota kecil untuk meningkatkan kualitas layanan.
2.Pegawai pemerintah akan mengalami detasering ke daerah terpencil untuk membantu meningkatkan pelayanan publik.
3.Saya akan melakukan detasering ke kantor cabang di luar kota untuk beberapa minggu saja.
4.Pengalaman detasering saya di daerah pedesaan sangat berharga karena memberi saya pengetahuan tentang kehidupan masyarakat.
5.Pemerintah melakukan detasering pegawai ke daerah yang memerlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan.

📚 Artikel terkait kata "detasering"

Mengenal Kata 'detasering' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Detasering": Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Kata "detasering" berasal dari kata dasar "tasering", yang berarti melakukan tugas atau pekerjaan di suatu tempat. Dalam konteks resmi, **detasering** diartikan sebagai penempatan pegawai untuk bertugas di suatu tempat dalam jangka waktu tertentu. Kata ini memiliki makna yang sama dengan "diasingkan" atau "ditempatkan di suatu tempat", tetapi dengan penekanan pada jangka waktu tertentu. Kata **detasering** memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pada masa kolonial, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penempatan pegawai kolonial di daerah-daerah jauh dari pusat pemerintahan. Setelah kemerdekaan, kata ini digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk dalam konteks penempatan pegawai di daerah-daerah yang terisolir atau yang memerlukan bantuan khusus. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata **detasering** dalam kalimat yang alami: * Pemerintah akan melakukan **detasering** pegawai ke daerah-daerah yang terkena musibah alam untuk membantu dalam proses penyelamatan. * Perusahaan akan melakukan **detasering** pegawai ke luar negeri untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan budaya. * Pemerintah akan melakukan **detasering** pegawai ke daerah-daerah terpencil untuk meningkatkan aksesibilitas layanan publik. Kata **detasering** memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks penempatan pegawai, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penempatan pegawai di daerah-daerah yang memerlukan bantuan khusus. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penempatan individu di daerah-daerah yang memerlukan bantuan khusus, seperti anak-anak yatim piatu atau korban bencana alam.