Arti Kata "detia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "detia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

detia

de·ti·a ? daitia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "detia"

📝 Contoh Penggunaan kata "detia" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, detia adalah orang yang selalu membantu orang lain tanpa meminta balasan.
2.Dalam konteks pendidikan, detia adalah anak yang selalu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dan dengan baik.
3.Di lingkungan masyarakat, detia adalah orang yang selalu menunjukkan kebaikan dan kepedulian terhadap orang lain.
4.Dalam bahasa Indonesia formal, detia dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat baik dan pemberani.
5.Dalam karya sastra, detia sering digunakan untuk menggambarkan karakter yang memiliki hati yang suci dan penuh kasih.

📚 Artikel terkait kata "detia"

Mengenal Kata 'detia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "detia" - Inspirasi dari Masa Lampau

Kata detia memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan yang sederhana dan jujur. Orang-orang yang hidup pada zaman dulu sering kali mengidentifikasi diri mereka sebagai detia, mengingatkan kita tentang pentingnya menjalani kehidupan dengan sederhana dan tidak terlalu banyak kebutuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata detia masih bisa ditemukan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Dia adalah seorang detia yang selalu berusaha untuk menjadi orang yang terbaik." atau "Kita harus menjadi detia agar tidak terjebak dalam kehidupan yang terlalu mewah." Kata ini membantu kita mengingatkan akan pentingnya menjalani kehidupan dengan bijak dan tidak terlalu banyak kebutuhan. Dalam budaya Indonesia modern, konsep detia masih relevan dan penting. Banyak orang yang mencari inspirasi dari kata ini untuk menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan lebih bahagia. Mereka mengerti bahwa detia bukan hanya tentang kehidupan yang sederhana, tetapi juga tentang kehidupan yang lebih berarti dan lebih bermakna.