Arti Kata "disbursemen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "disbursemen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

disbursemen

dis·bur·se·men /disbursemén/ n Lay biaya yg harus dibayarkan selama kapal berada dipelabuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "disbursemen"

📝 Contoh Penggunaan kata "disbursemen" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus mengeluarkan disebutmen untuk membayar gaji para pegawai yang bekerja di pelabuhan.
2.Kapal yang sedang berada di pelabuhan harus membayar disebutmen berupa biaya penyeberangan.
3.Dalam proses pembangunan jalan, pemerintah harus mengeluarkan dana untuk disebutmen yang berhubungan dengan keamanan lahan.
4.Perusahaan harus mencari sumber pendanaan untuk membayar disebutmen yang terkait dengan perawatan kapal.
5.Pengelola pelabuhan harus membuat rencana keuangan yang matang untuk menghadapi disebutmen yang besar setiap bulan.

📚 Artikel terkait kata "disbursemen"

Mengenal Kata 'disbursemen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Disbursemen" - Pengertian dan Contoh Penerapan

Pada masa lalu, ketika perdagangan laut masih menjadi salah satu sarana utama untuk melakukan transaksi bisnis, kata "disbursemen" mulai dikenal sebagai istilah yang terkait dengan kegiatan pembayaran biaya kapal yang sedang berada di pelabuhan. Dalam konteks ini, disbursemen merujuk pada biaya yang harus dibayarkan selama kapal tersebut berada di pelabuhan, seperti biaya bunker, biaya dok, dan lain-lain. Dalam praktiknya, pihak kapal akan melakukan disbursemen kepada pihak pelabuhan untuk menyelesaikan biaya-biaya yang diperlukan. Hal ini merupakan bagian penting dalam proses perdagangan laut, sehingga pihak-pihak terkait harus memahami konsep disbursemen dengan baik. Contohnya, perusahaan disbursemen biaya bunker sebesar Rp 100 juta kepada kapal yang berlabuh di pelabuhan. Atau, pihak kapal disbursemen biaya dok sebesar Rp 50 juta kepada pihak pelabuhan. Dalam kedua contoh tersebut, disbursemen berperan sebagai proses pembayaran biaya yang diperlukan selama kapal berada di pelabuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep disbursemen masih relevan, terutama dalam industri transportasi laut. Dengan demikian, penting bagi kita untuk memahami arti dan penerapan disbursemen agar dapat melakukan transaksi bisnis dengan efektif dan efisien.