Arti Kata "diuresis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diuresis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diuresis

di·u·re·sis /diurésis/ n Dok pengeluaran air seni secara berlebihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diuresis"

📝 Contoh Penggunaan kata "diuresis" dalam Kalimat

1.Dokter menemukan gejala diuresis pada pasien setelah menerima perawatan untuk mengatasi infeksi ginjal.
2.Ketika cuaca panas, banyak orang mengalami diuresis sehingga mereka harus sering minum air untuk menggantikan air yang hilang.
3.Penggunaan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan diuresis pada beberapa orang, sehingga mereka harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat.
4.Ahli medis melakukan survei untuk mengetahui hubungan antara makanan tertentu dengan diuresis pada pasien dengan penyakit ginjal.
5.Ketika saya mengalami diuresis, saya harus sering ke toilet dan memastikan saya minum air yang cukup untuk menghindari dehidrasi.

📚 Artikel terkait kata "diuresis"

Mengenal Kata 'diuresis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "diuresis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata diuresis seringkali terdengar asing di telinga kita, tetapi pada kenyataannya, pengertian di balik kata ini sudah ada sejak lama. Dok pengeluaran air seni secara berlebihan adalah definisi resmi dari kata diuresis. Sejarahnya, istilah ini pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 sebagai penggambarkan fenomena pengeluaran urine yang berlebihan. Dalam konteks sosial, pengeluaran air seni secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti dehidrasi atau bahkan gangguan keseimbangan elektrolit. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengenali gejala-gejala yang terkait dengan diuresis agar dapat diatasi secara lebih efektif. Berikut beberapa contoh penggunaan kata diuresis dalam kalimat yang alami: - Dokter mengatakan bahwa pasien terkena penyakit yang menyebabkan diuresis berlebihan. - Ibu harus mengawasi kebutuhan cairan anaknya yang mengalami diuresis akibat demam. - Pasien yang mengalami diuresis dalam waktu lama harus diawasi oleh dokter untuk mencegah dehidrasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menyadari penggunaan kata diuresis dalam berbagai situasi. Misalnya, setelah berolahraga, kita seringkali merasa perlu minum air untuk mengatasi diuresis yang terjadi. Selain itu, beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan diuresis berlebihan, sehingga perlu diawasi oleh dokter untuk mencegah efek sampingan. Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa diuresis bukan hanya merupakan istilah teknis, tetapi juga memiliki dampak yang nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.