Arti Kata "dr jung turun ke sampan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dr jung turun ke sampan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dr jung turun ke sampan

Peribahasa turun pangkat; turun martabat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dr jung turun ke sampan"

📝 Contoh Penggunaan kata "dr jung turun ke sampan" dalam Kalimat

1.Ketua partai itu turun ke sampan setelah skandal korupsi yang melibatkan anggotanya.
2.Karena ulahnya, dia turun ke sampan di depan rekan-rekannya yang lebih berpengalaman.
3.Pemimpin yang lama turun ke sampan setelah kekalahan pemilihan yang telak.
4.Dalam peribahasa, penguasa yang terpuruk turun ke sampan, bukan menjadi yang paling berkuasa.
5.Guru tersebut turun ke sampan karena tidak bisa menguasai materi pelajaran yang diajarkannya.

📚 Artikel terkait kata "dr jung turun ke sampan"

Mengenal Kata 'dr jung turun ke sampan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dr Jung Turun Ke Sampan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dr jung turun ke sampan" merupakan peribahasa yang populer di Indonesia, yang memiliki makna umum sebagai "turun pangkat; turun martabat". Peribahasa ini sebenarnya berasal dari cerita tentang Dr. Jung, seorang tokoh yang pernah memimpin sebuah organisasi besar, tetapi akhirnya harus menurun pangkat dan martabatnya karena kegagalan dalam menghadapi tantangan. Menurut cerita, Dr. Jung yang awalnya sangat berkuasa dan populer, akhirnya harus menurun ke pangkat yang lebih rendah setelah gagal dalam menghadapi sebuah tantangan. Hal ini menyebabkan dia harus naik ke sebuah sampan kecil untuk berlayar, menggambarkan kehilangan kekuasaan dan martabatnya. Peribahasa ini kemudian digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang harus menurun pangkat dan martabatnya karena kegagalan atau kesalahan. Contoh penggunaan kata "dr jung turun ke sampan" dalam kalimat yang alami adalah: * Setelah gagal dalam menjalankan proyek, dia harus menghadapi konsekuensi menurun pangkat dan martabat seperti "Dr. Jung turun ke sampan". * Dia harus menurun pangkat setelah terbukti bersalah dalam skandal korupsi, seolah-olah "dr jung turun ke sampan" dari posisi yang paling tinggi. * Setelah kegagalan dalam menghadapi tantangan, dia harus menurun pangkat dan martabatnya, seperti "dr jung turun ke sampan" ke posisi yang lebih rendah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dr jung turun ke sampan" memiliki relevansi yang signifikan. Peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang harus menurun pangkat dan martabatnya karena kegagalan atau kesalahan. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi seseorang untuk tidak terjebak dalam kegagalan dan kesalahan, tetapi dapat bangkit kembali dan menemukan jalan untuk menuju keberhasilan.