Arti Kata "duk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "duk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

duk

duk n kain pembalut waktu haid

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "duk"

📝 Contoh Penggunaan kata "duk" dalam Kalimat

1.Di rumah, ibu saya biasa menggunakan duk untuk membantu mengalami haid.
2.duk kain pembalut yang nyaman digunakan oleh para wanita untuk mengatasi haid.
3.Pada zaman dahulu, duk dibuat dari bahan alami dan diolah dengan baik oleh para wanita.
4.Saya tidak pernah melihat ibu saya menggunakan duk yang dibuat dari bahan sintetis.
5.Setelah haid, ibu saya selalu membersihkan dan mengeringkan duk untuk digunakan kembali.

📚 Artikel terkait kata "duk"

Mengenal Kata 'duk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Duk" - Kumpulan Inspirasi dan Motivasi

Kata "duk" memiliki makna sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu sebagai kain pembalut waktu haid. Dalam konteks sosial dan historis, penggunaan duk telah menjadi bagian dari kehidupan perempuan di Indonesia sejak zaman dahulu. Kain pembalut ini biasanya terbuat dari bahan alami seperti kapas, kain katun, atau bahkan bambu. Fungsi utama duk adalah untuk membersihkan dan melindungi tubuh perempuan dari darah menstruasi. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan duk masih sangat relevan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata duk dalam kalimat yang alami: - "Ibu saya menggunakan duk saat haid untuk membersihkan dan melindungi tubuhnya." - "Saya membeli duk baru untuk ibu saya karena yang lama sudah tidak cukup." - "Duk yang kami gunakan saat itu terbuat dari bahan alami dan sangat nyaman digunakan." Dalam budaya Indonesia modern, penggunaan duk masih mendapat perhatian khusus. Banyak perempuan yang memilih untuk menggunakan duk sebagai alat pribadi untuk mengatasi menstruasi. Selain itu, duk juga dapat menjadi simbol keberanian dan ketabahan dalam menghadapi kehidupan. Dengan demikian, kata duk tidak hanya berfungsi sebagai kain pembalut, tetapi juga simbol inspirasi dan motivasi bagi perempuan di Indonesia.