Arti Kata "durometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "durometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

durometer

du·ro·me·ter /durométer/ n alat untuk mengukur kekerasan benda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "durometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "durometer" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium, diperlukan alat durometer untuk mengukur kekerasan benda.
2.Saya menggunakan durometer untuk mengetahui tingkat kekerasan kayu yang saya beli.
3.Di pasar, ada penjual yang menawarkan alat durometer untuk membantu memilih benda yang keras.
4.Dalam penelitian industri, durometer digunakan untuk mengukur kekerasan material yang digunakan dalam produksi.
5.Mahasiswa di universitas menggunakan durometer untuk membuat proyek tentang sifat benda keras dan lunak.

📚 Artikel terkait kata "durometer"

Mengenal Kata 'durometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Alat Ukur Kekerasan: Durometer

Pada zaman modern, pengujian sifat fisik suatu benda telah menjadi hal yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti industri manufaktur, konstruksi, dan bahkan keamanan pangan. Salah satu alat yang digunakan untuk mengukur kekerasan benda adalah durometer, suatu alat yang telah ada sejak lama dan terus berkembang hingga saat ini. Sejarah durometer dimulai pada tahun 1906, ketika seorang insinyur bernama Arthur Thomas memperkenalkan alat ini untuk mengukur kekerasan bahan. Sejak itu, durometer telah menjadi standar dalam industri untuk mengukur kekerasan suatu benda, baik itu material sintetis maupun alami. Penggunaan durometer juga telah meluas ke berbagai bidang, seperti otomotif, konstruksi bangunan, dan bahkan dalam pengujian keamanan pangan. Dalam kehidupan sehari-hari, durometer digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, saat membeli sepatu baru, kita harus memastikan bahwa sepatu tersebut memiliki kekerasan yang tepat agar tidak terlalu keras atau terlalu lembut. Dalam hal ini, alat durometer digunakan untuk mengukur kekerasan bagian dalam sepatu tersebut. Selain itu, durometer juga digunakan dalam pengujian keamanan pangan, seperti mengukur kekerasan permukaan makanan untuk memastikan bahwa tidak ada benda asing yang dapat menyebabkan cedera. Dalam budaya Indonesia modern, penggunaan durometer telah menjadi lebih luas dan canggih. Dengan adanya teknologi modern, alat durometer dapat diintegrasikan dengan sistem komputer untuk memberikan hasil yang lebih akurat dan cepat. Ini berarti bahwa penggunaan durometer tidak hanya terbatas pada industri, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk memastikan keamanan dan kenyamanan. Dengan demikian, durometer telah menjadi alat yang sangat penting dalam berbagai bidang dan telah membantu meningkatkan kualitas hidup kita.