Arti Kata "eka-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eka-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eka-

eka- /éka-/ bentuk terikat satu; tunggal: ekakarsa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eka-"

📝 Contoh Penggunaan kata "eka-" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk menetapkan satu standar nasional untuk sistem pendidikan.
2.Berdasarkan eka-karsa ini, semua sekolah diharapkan memiliki kurikulum yang seragam.
3.Dalam konteks sastra, eka- sering digunakan untuk menyebutkan satu tema atau gagasan utama dalam karya sastra.
4.Sebagai contoh, novel "Don Quijote" memiliki eka-karsa yang kuat tentang perjuangan melawan kesepian.
5.Dalam konteks filosofi, eka- digunakan untuk menjelaskan konsep tunggal atau satu-satunya yang ada.

📚 Artikel terkait kata "eka-"

Mengenal Kata 'eka-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eka-" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "eka-" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini memiliki makna "satu" atau "tunggal". Kata ini berasal dari bahasa Sanskerta dan telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kuno. Dalam konteks sejarah, kata eka- telah digunakan sebagai bentuk terikat tunggal, seperti dalam kata "ekakarsa" yang berarti "pikiran tunggal". Dalam kehidupan sehari-hari, kata eka- dapat digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Saya memiliki **eka-** tujuan dalam hidup saya" atau "Dia memiliki **eka-** cita-cita yang ingin dicapai". Kata eka- juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks, seperti "Saya telah mencapai **eka-** kesuksesan dalam karir saya". Dalam semua kasus, kata eka- menekankan bahwa sesuatu adalah tunggal atau satu. Kata eka- juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata eka- digunakan untuk menggambarkan sikap tunggal atau satu. Misalnya, "Saya memiliki **eka-** tujuan untuk membantu masyarakat" atau "Dia memiliki **eka-** komitmen untuk mencapai kesuksesan". Dalam semua kasus, kata eka- menekankan pentingnya memiliki tujuan yang jelas dan tunggal.