Arti Kata "ekologi populasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekologi populasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekologi populasi

cabang ekologi yang menitikberatkan hubungan antara kelompok makhluk, jumlah individu, dan faktor penentuan besar populasi dan penyebarannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekologi populasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekologi populasi" dalam Kalimat

1.ekologi populasi meneliti hubungan antara spesies dan faktor lingkungan.
2.Dalam konteks pendidikan, pengetahuan tentang ekologi populasi sangat penting untuk memahami ekosistem.
3.Penelitian ekologi populasi membantu kita memahami bagaimana predator mengontrol populasi mangsa mereka.
4.Dalam karya sastra, ekologi populasi digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan hubungan antar karakter.
5.Kebijakan pemerintah untuk melestarikan ekosistem harus mempertimbangkan aspek ekologi populasi.

📚 Artikel terkait kata "ekologi populasi"

Mengenal Kata 'ekologi populasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekologi Populasi" - Pentingnya Mengelola Sumber Daya Alam

Ekologi populasi merupakan salah satu cabang ekologi yang menitikberatkan hubungan antara kelompok makhluk, jumlah individu, dan faktor penentuan besar populasi dan penyebarannya. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Russel Wallace pada tahun 1876. Dalam konteks sosial, ekologi populasi sangat relevan dalam mengelola sumber daya alam yang terus menipis.

Contoh Penggunaan Ekologi Populasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam keseharian, kita bisa melihat contoh ekologi populasi dalam penangkaran hewan atau tanaman. Misalnya, "Program penangkaran monyet di Taman Nasional ini menggunakan prinsip ekologi populasi untuk menjaga populasi monyet agar tidak terlalu besar dan mengancam habitat lainnya." Atau, "Petani di daerah kami menggunakan ekologi populasi untuk menentukan jumlah pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman, sehingga tanaman tidak terlalu besar dan mengancam ekosistem lainnya." Selain itu, "Kurangnya perhatian terhadap ekologi populasi telah menyebabkan penurunan populasi spesies tertentu, seperti kupu-kupu dan lebah."