Arti Kata "ekotipe" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekotipe" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekotipe

eko·ti·pe /ékotipe/ n Bot bagian populasi suatu jenis yg menunjukkan ciri-ciri morfologi kimia atau fisiologi yg mantap dan agaknya diatur oleh faktor-faktor genetika yg berkorelasi dng keadaan ekologi tertentu, tetapi yg dianggap kurang berarti dr sudut taksonomi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekotipe"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekotipe" dalam Kalimat

1.Dalam kajian ekologi, ekotipe menunjukkan adaptasi spesies dengan lingkungan.
2.Pengembangbiakan tanaman pada ekotipe tertentu memerlukan perawatan yang lebih intensif.
3.Keragaman ekotipe pada suatu spesies dapat meningkatkan kemampuan adaptasi.
4.Peneliti mempelajari ekotipe yang dominan pada populasi spesies tertentu.
5.Dalam budaya masyarakat, ekotipe suatu spesies sering dianggap memiliki makna filosofis.

📚 Artikel terkait kata "ekotipe"

Mengenal Kata 'ekotipe' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ektotipe" - Inspirasi dari Alam

Ektotipe adalah kata yang mungkin tidak terdengar familiar di telinga kita, namun kata ini memiliki makna yang sangat menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia, ektotipe didefinisikan sebagai bagian populasi suatu jenis yang menunjukkan ciri-ciri morfologi, kimia, atau fisiologi yang mantap dan agaknya diatur oleh faktor-faktor genetika yang berkorelasi dengan keadaan ekologi tertentu. Dalam konteks ini, ektotipe dapat dianggap sebagai bentuk adaptasi yang unik dari makhluk hidup terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam prakteknya, ektotipe dapat dilihat dalam beberapa contoh yang menarik. Misalnya, sekelompok ikan yang hidup di perairan pantai memiliki warna dan bentuk tubuh yang berbeda dengan ikan yang hidup di perairan laut dalam. Hal ini karena mereka telah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang berbeda, sehingga membentuk ektotipe yang unik. Contoh lain adalah tanaman yang tumbuh di daerah kering memiliki akar yang lebih dalam dan daun yang lebih kecil daripada tanaman yang tumbuh di daerah lembap. Ektotipe juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam bidang pertanian, ektotipe dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis tanaman yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan iklim tertentu. Dalam bidang kesehatan, ektotipe dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis penyakit yang lebih umum di suatu daerah tertentu. Selain itu, ektotipe juga dapat membantu kita memahami bagaimana makhluk hidup dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga dapat meningkatkan kesadaran kita terhadap pentingnya pelestarian alam dan lingkungan.