Arti Kata "ekstrinsik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekstrinsik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekstrinsik

eks·trin·sik /ékstrinsik/ a berasal dr luar (tt nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu peristiwa); bukan merupakan bagian yg tidak terpisahkan dr sesuatu; tidak termasuk intinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekstrinsik"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekstrinsik" dalam Kalimat

1.Dalam ekonomi, nilai mata uang adalah faktor ekstrinsik yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.
2.Ia memiliki sifat ekstrinsik yang membuatnya tidak mudah untuk diubah.
3.Pendidikan yang berkualitas adalah faktor ekstrinsik yang dapat mempengaruhi prestasi siswa.
4.Kondisi lingkungan hidup di daerah pantai sangat dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti cuaca dan kegiatan manusia.
5.Pengaruh sosial media terhadap perilaku remaja dapat dikategorikan sebagai faktor ekstrinsik yang tidak dapat diprediksi.

📚 Artikel terkait kata "ekstrinsik"

Mengenal Kata 'ekstrinsik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ekstrinsik" - Nilai dari Luar

Kata "ekstrinsik" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Latin "extrinsecus", yang berarti "di luar". Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan nilai atau sifat yang berasal dari luar, bukan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sesuatu. Dalam arti resmi, kata ekstrinsik digunakan untuk menggambarkan nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu peristiwa yang tidak termasuk intinya. Penggunaan kata ekstrinsik dapat dilihat dalam contoh-contoh berikut. Misalnya, "Nilai uang kertas tergantung pada ekstrinsik mata uang, bukan pada keberadaannya sendiri." Dalam kalimat ini, kata ekstrinsik digunakan untuk menggambarkan nilai mata uang yang berasal dari luar, seperti kepercayaan masyarakat atau pemerintah. Contoh lainnya adalah, "Sifat seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh keadaan ekstrinsik, tetapi juga oleh keadaan intrinsik." Dalam kalimat ini, kata ekstrinsik digunakan untuk menggambarkan faktor-faktor luar yang mempengaruhi sifat seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ekstrinsik memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam bidang ekonomi, nilai mata uang dapat dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti kepercayaan masyarakat, inflasi, atau kebijakan pemerintah. Dalam bidang psikologi, sifat seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti lingkungan, pendidikan, atau pengalaman hidup. Dalam budaya Indonesia modern, kata ekstrinsik juga digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam menggambarkan nilai-nilai tradisional atau nilai-nilai keagamaan yang berasal dari luar.