Arti Kata "ekuitas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekuitas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekuitas

eku·i·tas /ékuitas/ n kepemilikan dl bentuk nilai uang: kenaikan suku bunga biasanya mempunyai pengaruh negatif di pasar modal sebab investor dapat menempatkan dananya dl bentuk --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekuitas"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekuitas" dalam Kalimat

1.Pembayaran komisi dalam bentuk ekuitas akan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk membagi keuntungan perusahaan.
2.Dalam laporan keuangan perusahaan, dapat dilihat bagaimana ekuitas perusahaan meningkat atau menurun setiap tahunnya.
3.Di pasar modal, kenaikan suku bunga biasanya mempengaruhi ekuitas investor dan membuat mereka berpikir untuk menempatkan dana mereka di tempat lain.
4.Pemilik perusahaan harus memastikan bahwa ekuitas mereka tidak terganggu oleh keputusan keuangan yang salah.
5.Dalam konsep investasi, ekuitas perusahaan dianggap sebagai nilai yang paling stabil dan menjanjikan keuntungan jangka panjang.

📚 Artikel terkait kata "ekuitas"

Mengenal Kata 'ekuitas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Konsep Ekuitas dalam Dunia Keuangan

Dalam dunia keuangan, ekuitas merupakan konsep yang sangat penting dalam menentukan nilai dan keamanan sebuah perusahaan. Dalam arti resmi, ekuitas didefinisikan sebagai kepemilikan dalam bentuk nilai uang, seperti saham atau obligasi. Sejarahnya, konsep ekuitas mulai berkembang pada abad ke-17, ketika perusahaan-perusahaan mulai menggunakan saham sebagai alat untuk meningkatkan modal dan menarik investor. Penggunaan kata ekuitas dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Misalnya, "Perusahaan harus meningkatkan ekuitas untuk meningkatkan nilai sahamnya." Atau, "Dengan meningkatkan suku bunga, investor dapat memilih untuk menempatkan ekuitas mereka dalam bentuk obligasi yang lebih stabil." Dalam kedua contoh tersebut, kata ekuitas digunakan untuk menggambarkan nilai dan keamanan perusahaan. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ekuitas sangat relevan dalam berbagai aspek, seperti investasi, keuangan pribadi, dan bisnis. Dalam budaya Indonesia modern, konsep ekuitas sering digunakan dalam konteks perusahaan dan keuangan. Misalnya, perusahaan-perusahaan di Indonesia sering menggunakan saham sebagai alat untuk meningkatkan modal dan menarik investor, sehingga meningkatkan ekuitas mereka. Dalam hal ini, ekuitas menjadi salah satu faktor yang penting dalam menentukan nilai dan keamanan perusahaan.