Arti Kata "epistel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "epistel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

epistel

epis·tel /épistel/ n Kris salah satu surat dr para rasul yg menjadi bagian dr Kitab Perjanjian Baru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "epistel"

📝 Contoh Penggunaan kata "epistel" dalam Kalimat

1.Dalam agama Kristen, epistel merupakan salah satu bagian penting dari Kitab Perjanjian Baru.
2.Surat epistel yang ditulis oleh Rasul Paulus sangat berpengaruh dalam sejarah Gereja.
3.Buku epistel yang ditulis oleh Rasul Yakobus menjadi salah satu referensi penting dalam ajaran Kristen.
4.Dalam analisis teks, epistel dapat digunakan sebagai sumber untuk memahami kehidupan sosial masyarakat pada zaman kuno.
5.Pengkajian epistel dapat memberikan wawasan tentang struktur dan gaya bahasa dalam penulisan Kristen pada zaman dahulu.

📚 Artikel terkait kata "epistel"

Mengenal Kata 'epistel' - Inspirasi dan Motivasi

Epistel: Kris Surat Para Rasul dalam Kitab Perjanjian Baru

Epistel merupakan istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada kris salah satu surat para rasul yang menjadi bagian dari Kitab Perjanjian Baru. Istilah ini memiliki makna yang luas dan kompleks, melibatkan aspek teologis, sejarah, dan kebudayaan. Sejarah dan Konteks Epistel Epistel berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "surat". Dalam konteks Kristen, epistel merujuk pada kumpulan surat-surat yang dikirim oleh para rasul kepada jemaat-jemaat Kristen di seluruh dunia. Surat-surat ini berisi ajaran, pengajaran, dan nasihat dari para rasul kepada umat Kristen. Dalam Kitab Perjanjian Baru, terdapat 27 epistel yang dikategorikan menjadi beberapa jenis, termasuk epistel yang ditulis oleh Santo Paulus, Santo Yohanes, dan Santo Petrus. Penggunaan Epistel dalam Kalimat Alami Epistel sering digunakan dalam konteks Kristen dan teologi. Misalnya: "Epistel Santo Paulus kepada jemaat Efesus" atau "Epistel Santo Yohanes dalam Kitab Perjanjian Baru". Epistel juga dapat digunakan dalam konteks akademis atau penelitian, seperti "Analisis epistel Santo Paulus dalam konteks teologi Kristen". Relevansi Epistel dalam Kehidupan Sehari-Hari Meskipun epistel memiliki konteks historis dan teologis yang khusus, namun konsepnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks kebudayaan Indonesia modern, epistel dapat diartikan sebagai surat atau pesan yang dikirimkan untuk memberikan pengajaran atau nasihat. Oleh karena itu, epistel dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti pengajaran, pengarahan, atau bahkan dalam komunikasi antarpribadi.