Arti Kata "folklor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "folklor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

folklor

folk·lor n 1 adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg diwariskan secara turun-temurun, tetapi tidak dibukukan; 2 ilmu adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yg tidak dibukukan;
-- lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan dl bentuk lisan (bahasa rakyat, teka-teki, puisi rakyat, cerita prosa rakyat, dan nyanyian rakyat); -- bukan lisan folklor yg diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan tidak dl bentuk lisan (arsitektur rakyat, kerajinan tangan rakyat, pakaian dan perhiasan tradisional, obat-obatan tradisional, makanan dan minuman tradisional, bunyi isyarat, dan musik tradisional)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "folklor"

📝 Contoh Penggunaan kata "folklor" dalam Kalimat

1.Dalam suatu masyarakat, folklor berperan penting dalam melestarikan adat-istiadat tradisional.
2.Penggalian folklor dapat memberikan wawasan tentang kehidupan masyarakat di masa lalu.
3.folklor memiliki potensi besar dalam meningkatkan kebanggaan identitas daerah.
4.Dalam penulisan karya sastra, folklor sering digunakan sebagai inspirasi atau referensi.
5.Pendidikan mengenai folklor dapat membantu masyarakat memahami nilai-nilai luhur masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "folklor"

Mengenal Kata 'folklor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Folklor" - Inspirasi dan Motivasi

Apakah Arti "Folklor"?

Folklor adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi tidak dibukukan. Istilah ini juga mencakup ilmu adat-istiadat tradisional dan cerita rakyat yang tidak dibukukan, serta bentuk-bentuk ekspresi budaya yang berupa lisan dan non-lisan.

Contoh Penggunaan Kata "Folklor" dalam Kalimat

Folklor memiliki peran penting dalam membentuk identitas suatu masyarakat. Melalui cerita rakyat, kita dapat mengetahui sejarah dan tradisi masyarakat. Misalnya, "Cerita rakyat tentang legenda Roro Jonggrang menjadi salah satu contoh **folklor** yang masih dikenal masyarakat hingga saat ini." Atau, "Tradisi memperingati hari raya **folklor** masih terus dilestarikan oleh masyarakat untuk menghormati leluhur mereka."

Relevansi Kata "Folklor" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Folklor tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital, **folklor** dapat diabadikan dan dipromosikan melalui media sosial, sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang. Selain itu, **folklor** juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi karya seni dan budaya modern. Dengan demikian, **folklor** tetap relevan dan memiliki nilai yang signifikan dalam kehidupan masyarakat modern.