Arti Kata "forensik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "forensik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

forensik

fo·ren·sik /forénsik/ n 1 cabang ilmu kedokteran yg berhubungan dng penerapan fakta-fakta medis pd masalah-masalah hukum; 2 ilmu bedah yg berkaitan dng penentuan identitas mayat seseorang yg ada kaitannya dng kehakiman dan peradilan: polisi belum bisa menjelaskan identitas korban krn masih menunggu hasil pemeriksaan yg diselidiki oleh tim --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "forensik"

📝 Contoh Penggunaan kata "forensik" dalam Kalimat

1.Dalam kasus pembunuhan, tim forensik harus mengumpulkan bukti dan saksi untuk membantu penyelidikan.
2.Mahasiswa jurusan forensik di universitas ini sangat tertarik dengan aplikasi ilmu kedokteran dalam penyelesaian kasus hukum.
3.Pada film tersebut, detektif menggunakan teknik forensik untuk menemukan jejak pembunuhan yang sulit diidentifikasi.
4.Dokter forensik harus memiliki keterampilan khusus untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian.
5.Pada kontes penalaran, tim forensik harus menggunakan analisis logis untuk menyelesaikan kasus yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "forensik"

Mengenal Kata 'forensik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Forensik" - Ilmu Penalaran yang Cerdik

Kata forensik memiliki makna yang luas dan kompleks, terutama dalam konteks ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, pada dasarnya, forensik merujuk pada cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan penerapan fakta-fakta medis pada masalah-masalah hukum. Sejarahnya, kata ini berasal dari bahasa Latin "forensis," yang berarti "yang berkaitan dengan pengadilan." Pada abad ke-19, ilmu forensik mulai dikembangkan sebagai cabang ilmu kedokteran yang spesifik. Dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, forensik menjadi lebih kompleks dan luas, mencakup bidang seperti identifikasi forensik, analisis DNA, dan teknologi forensik lainnya. Dalam konteks sosial, forensik sering kali diasosiasikan dengan kejahatan dan kriminalitas, namun sebenarnya memiliki aplikasi yang lebih luas dalam bidang medis dan ilmu pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata forensik sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Tim forensik akan melakukan analisis DNA untuk mengidentifikasi korban," atau "Polisi menggunakan teknologi forensik untuk mengungkapkan identitas pelaku kejahatan." Dalam budaya modern Indonesia, kata forensik juga digunakan dalam konteks lain, seperti dalam bidang hukum dan keamanan. Dengan demikian, forensik menjadi kata yang sangat relevan dan penting dalam berbagai bidang kehidupan.