Arti Kata "gambut miskin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gambut miskin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gambut miskin

lumpur yang bersifat gambut atau endapan dasar danau

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gambut miskin"

📝 Contoh Penggunaan kata "gambut miskin" dalam Kalimat

1.Dalam kajian lingkungan, gambut miskin di sekitar danau dapat menyebabkan perubahan ekosistem.
2.Pemerintah harus memperhatikan gambut miskin yang terdapat di sekitar sungai untuk menjaga kualitas air.
3.Para ilmuwan telah melakukan penelitian tentang gambut miskin di danau tropis dan menemukan hasil yang menarik.
4.Di daerah yang berdekatan dengan danau, banyak warga yang terkena dampak gambut miskin yang membentuk lumpur.
5.Dalam makalah geologi, gambut miskin di dasar danau merupakan salah satu contoh endapan alami.

📚 Artikel terkait kata "gambut miskin"

Mengenal Kata 'gambut miskin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gambut Miskin" - Makna dan Relevansi dalam Konteks Indonesia

Gambut miskin adalah istilah yang mungkin belum familiar bagi banyak orang, tapi sebenarnya memiliki makna yang sangat penting dalam konteks geologi dan ekologi Indonesia. Dalam arti resmi, **gambut miskin** adalah lumpur yang bersifat gambut atau endapan dasar danau. Istilah ini biasanya digunakan dalam konteks studi geologi dan ekologi untuk menggambarkan kondisi lingkungan yang memiliki kandungan gambut tinggi. Dalam sejarah, **gambut miskin** seringkali terkait dengan fenomena alam yang lebih luas, seperti perubahan iklim dan degenerasi hutan. Dalam beberapa kasus, **gambut miskin** dapat berubah menjadi bahan bakar yang efisien, seperti batubara, jika diproses dengan benar. Namun, hal ini juga dapat membawa dampak negatif pada lingkungan, seperti polusi udara dan kerusakan ekosistem. **Gambut miskin** dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Lumpur di dasar danau memiliki kandungan **gambut miskin** yang tinggi, sehingga perlu dipantau dengan seksama." atau "Kondisi **gambut miskin** di daerah ini sangat berpengaruh pada keseimbangan ekosistem setempat." Dalam beberapa kasus, **gambut miskin** juga dapat digunakan sebagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan bijak. Dalam kehidupan sehari-hari, **gambut miskin** memiliki relevansi penting dalam beberapa aspek, seperti konservasi lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam. Dalam budaya Indonesia modern, **gambut miskin** seringkali terkait dengan tema lingkungan dan keberlanjutan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan relevansi **gambut miskin** dalam konteks Indonesia.