Arti Kata "gelincuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelincuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelincuh

ge·lin·cuh, ter·ge·lin·cuh v tersaruk atau tersandung (kakinya): ia ~ dan jatuh terjerembap di atas jalan berbatu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelincuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelincuh" dalam Kalimat

1.Ia tergelincuh dan jatuh terjerembap di atas jalan berbatu.
2.Siswa itu tergelincuh saat berlari di lapangan olahraga.
3.Gelagat remaja saat ini sering tergelincuh dalam hal emosi dan keputusan.
4.Di jalan berliku, aku tergelincuh dan tersandung batu besar.
5.Dalam kecelakaan itu, si pemuda tergelincuh dan patah kaki.

📚 Artikel terkait kata "gelincuh"

Mengenal Kata 'gelincuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelincuh" - Menghindari Jatuh dengan Cermat

Kata "gelincuh" memiliki makna yang sangat umum dalam bahasa Indonesia, yaitu tersaruk atau tersandung, terutama karena kaki yang tidak cukup stabil. Dalam konteks sejarah atau sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kejadian yang tidak terduga, seperti jatuh atau tersandung di tempat umum. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang gelincuh di jalan atau di tempat kerja karena tidak berhati-hati. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gelincuh" dalam kalimat yang alami: - "Saya gelincuh saat berlari di lapangan sebelum pertandingan sepak bola." - "Ia gelincuh dan jatuh terjerembap di atas jalan berbatu." - "Anak kecil gelincuh di taman karena tidak pandang kiri kanan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gelincuh" sangat relevan karena kita semua pernah mengalami kejadian yang tidak terduga. Oleh karena itu, penting untuk selalu gelincuh dengan cermat dan berhati-hati di tempat umum agar tidak terjadi kecelakaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan kejadian yang tidak terduga.