Arti Kata "gelintang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelintang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelintang

ge·lin·tang, ter·ge·lin·tang v tergelimpang; terbaring; menggeletak terkapar: anjing yg ditembak itu jatuh ~ di atas tanah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelintang"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelintang" dalam Kalimat

1.Anjing yang ditembak itu jatuh tergelintang di atas tanah.
2.Bayi baru lahir itu tergelintang di ranjang, menangis keras.
3.Pemuda itu tergelimpang di tanah, tidak lagi bergerak.
4.Kucing yang jatuh dari ketinggian itu tergelintang di atas meja.
5.Ketika mobil tersebut menabrak pagar, penumpangnya tergelintang di dalam mobil.

📚 Artikel terkait kata "gelintang"

Mengenal Kata 'gelintang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelintang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gelintang" seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi maknanya tetap sama, yaitu berarti terbaring atau menggeletak. Kata ini memiliki asal-usul yang kuno, dan masih digunakan dalam bahasa Indonesia modern. Dalam bahasa Indonesia, kata "gelintang" memiliki variasi "tergelintang", yang berarti terbaring atau menggeletak karena kekuatan atau karena terjatuh. Penggunaan kata "gelintang" tidak hanya terbatas pada bahasa formal, tetapi juga digunakan dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, jika seseorang terjatuh dan terbaring di tanah, kita bisa mengatakan "anjing itu jatuh gelintang di atas tanah". Atau, jika seseorang terkena kekuatan yang kuat, kita bisa mengatakan "pohon itu terjatuh gelintang di tanah". Contoh lainnya adalah "ia tergelimpang gelintang di ranjang". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gelintang" seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terbaring atau menggeletak. Misalnya, jika seseorang terluka parah, kita bisa mengatakan "dia terbaring gelintang di atas tempat tidur". Atau, jika seseorang terkena musibah, kita bisa mengatakan "ia terjatuh gelintang di jalan". Dalam budaya Indonesia modern, kata "gelintang" masih digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam seni dan sastra.