Arti Kata "gelombang sinus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelombang sinus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelombang sinus

gelombang yang berliku-liku (berkelok-kelok)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelombang sinus"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelombang sinus" dalam Kalimat

1.gelombang sinus yang berasal dari laut menimbulkan ombak yang berliku-liku di pantai.
2.Dalam fisika, gelombang sinus digunakan untuk menggambarkan pergerakan benda yang berliku-liku.
3.gelombang sinus di laut dapat menimbulkan kerusakan pada struktur bangunan di pantai.
4.Dalam musik, gelombang sinus digunakan untuk menggambarkan pergerakan nada yang berliku-liku.
5.Perubahan cuaca yang tiba-tiba dapat menimbulkan gelombang sinus pada atmosfer yang berliku-liku.

📚 Artikel terkait kata "gelombang sinus"

Mengenal Kata 'gelombang sinus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelombang sinus" dalam Ilmu Fisika

Gelombang sinus adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jenis gelombang yang berliku-liku atau berkelok-kelok. Konsep ini pertama kali dipresentasikan oleh tokoh ilmuwan terkemuka, Pierre-Simon Laplace, pada abad ke-18. Gelombang sinus kemudian menjadi topik utama dalam ilmu fisika, terutama dalam bidang mekanika dan elektromagnetik. Gelombang sinus memiliki sifat unik yaitu berliku-liku dan berkelok-kelok, sehingga dapat menggambarkan perilaku benda-benda di dalam dunia fisika. Dalam ilmu fisika, gelombang sinus digunakan untuk menjelaskan berbagai fenomena, seperti gelombang suara, gelombang elektromagnetik, dan gelombang gravitasi. Gelombang sinus juga memiliki aplikasi luas dalam teknologi, seperti perancah, jembatan, dan struktur lainnya yang memerlukan kestabilan dan ketahanan. Gelombang sinus dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, ketika Anda mendengar suara gemuruh ombak di pantai, itu adalah gelombang sinus yang berliku-liku dan berkelok-kelok. Dalam budaya Indonesia modern, gelombang sinus juga dapat dilihat dalam karya seni, seperti patung atau lukisan yang menggambarkan gelombang sinus. Dengan demikian, gelombang sinus tidak hanya merupakan konsep fisika, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi dalam kehidupan sehari-hari.