Arti Kata "gementar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gementar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gementar

ge·men·tar ? gemetar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gementar"

📝 Contoh Penggunaan kata "gementar" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, aku mulai gemetar ketika mendengar suara-suara aneh di sekitar rumahku.
2.Saya sangat gemetar ketika mendengar berita tentang bencana alam yang terjadi di daerah lain.
3.Para penyintas bencana alam mulai gemetar ketika melihat kabut tebal yang muncul di atas laut.
4.Pada saat itu, aku mulai gemetar ketika melihat pergerakan tanah yang tidak stabil di dekat rumahku.
5.Dalam situasi darurat, para petugas keamanan harus tetap tenang dan tidak gemetar walaupun menghadapi situasi yang berbahaya.

📚 Artikel terkait kata "gementar"

Mengenal Kata 'gementar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gementar" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "gementar" memiliki makna umum yang menggambarkan perasaan takut atau khawatir yang kuat. Kata ini sering digunakan dalam konteks historis dan sosial, terutama dalam laporan tentang kejadian-kejadian yang mengancam atau menakutkan. Misalnya, pada masa kolonial Belanda, kata "gementar" digunakan untuk menggambarkan perasaan takut akan penindasan atau kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial.

Penggunaan Kata "Gementar" dalam Kalimat yang Alami

Kata "gementar" sering digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan perasaan takut atau khawatir. Contoh-contoh penggunaan kata "gementar" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - Saya merasa gementar ketika melihat seekor ular di jalan. - Anak itu gementar ketika mendengar suara thunder. - Saya gementar ketika harus memasuki ruangan yang gelap.

Relevansi Kata "Gementar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gementar" memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang mengancam atau menakutkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gementar" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau khawatir yang kuat. Misalnya, ketika seseorang berada di tengah-tengah bencana alam, seperti gempa bumi atau tsunami, mereka akan merasa gementar dan mencari tempat yang aman. Dalam situasi seperti itu, kata "gementar" dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau khawatir yang kuat.