Arti Kata "gencat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gencat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gencat

gen·cat a bencat; terhenti; terbantut (tt pekerjaan dsb);
meng·gen·cat v menghentikan: kedua belah pihak yg bertikai sepakat ~ senjata;
gen·cat·an n penghentian;
~ senjata penghentian tembak-menembak (tt perang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gencat"

📝 Contoh Penggunaan kata "gencat" dalam Kalimat

1.Pelacur itu terhenti berdagang setelah polisi menutup bisnisnya.
2.Karena kebakaran, kegiatan pesta malam di gedung itu genap terhenti.
3.Pengadilan menghentikan proses hukum terhadap terdakwa setelah dia meminta maaf.
4.Pada perang dunia kedua, kedua belah pihak menggencat senjata kimia untuk menghindari korban sipil.
5.Pengadilan menutup saksi-saksi sebagai bagian dari gencatan senjata yang direncanakan.

📚 Artikel terkait kata "gencat"

Mengenal Kata 'gencat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gencat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gencat" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi tertentu. Dalam arti resmi, "gencat" bermakna terhenti atau terbantut, biasanya dalam konteks pekerjaan atau aktivitas lainnya. Dalam sejarah, kata ini terinspirasi dari perang, ketika kedua belah pihak sepakat menghentikan tembakan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Dengan demikian, "gencat" menjadi simbol penghentian konflik dan permulaan proses perdamaian. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gencat" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Proyek kerjaan saya tergencat akibat kurangnya dana." Dalam contoh lain, "Kita harus menggencat konflik ini untuk mencari solusi yang lebih baik." Bahkan, kata ini juga digunakan dalam konteks hukum, seperti "Pengadilan menggencat pelaku tindakan kriminal untuk melindungi korban." Dalam budaya Indonesia modern, kata "gencat" memiliki makna yang lebih luas. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang atau suatu kelompok harus menghentikan perilaku atau kegiatan yang tidak diinginkan. "Masyarakat harus menggencat perilaku korupsi dalam pemerintahan," misalnya. Dengan demikian, kata "gencat" menjadi simbol perubahan dan kemajuan dalam masyarakat.