Arti Kata "genggang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "genggang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

genggang

geng·gang n celah; renggang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "genggang"

📝 Contoh Penggunaan kata "genggang" dalam Kalimat

1.Di tebing terjal, terdapat celah genggang yang menjadi tempat persembunyian makhluk liar.
2.genggang antara batu-batu besar menimbulkan bahaya bagi pejalan kaki yang tidak berhati-hati.
3.Dalam penelitian geologi, para ilmuwan menemukan genggang pada lapisan batuan yang menunjukkan proses erosi yang kuat.
4.Penggantian atap genteng dengan genggang pada bangunan berusia tua dapat memperbaiki struktur dan mengurangi risiko runtuh.
5.Pada waktu musim hujan, genggang di jalan raya menimbulkan hambatan bagi kendaraan yang melintas.

📚 Artikel terkait kata "genggang"

Mengenal Kata 'genggang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "genggang" - Arti dan Contoh Penggunaan

Kata "genggang" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun bagaimana cara menggunakannya dengan tepat? Dalam arti resmi, genggang memiliki arti sebagai celah atau renggang. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan digunakan dalam berbagai konteks, dari teknik hingga bahasa sehari-hari. Dalam konteks historis, kata genggang telah digunakan sejak zaman dahulu kala untuk menggambarkan celah atau renggang dalam struktur atau benda. Dalam teknik, kata ini digunakan untuk menggambarkan celah atau renggang dalam struktur bangunan atau jembatan. Namun, dalam bahasa sehari-hari, kata genggang digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak terjamin. Genggang juga digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contoh penggunaannya adalah: "Jalan itu sangat genggang sehingga mobil tidak dapat melewati." atau "Dinding yang genggang membuat rumah tersebut tidak nyaman untuk dipakai." Contoh lainnya adalah: "Pasar yang genggang membuat pedagang kehilangan uang." Dalam kehidupan sehari-hari, kata genggang memiliki relevansi yang signifikan. Dalam berbagai bidang, seperti teknik, ekonomi, dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak terjamin. Dalam budaya Indonesia modern, kata genggang juga digunakan dalam berbagai kalimat yang alami, seperti dalam konteks politik, ekonomi, atau sosial. Dengan demikian, kata genggang memiliki peran yang penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki potensi besar untuk digunakan dalam berbagai konteks.