Arti Kata "geostatika" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geostatika" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geostatika

ge·o·sta·ti·ka /géostatika/ n ilmu tt keseimbangan benda-benda tetap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geostatika"

📝 Contoh Penggunaan kata "geostatika" dalam Kalimat

1.geostatika sangat penting dalam menghitung keseimbangan benda-benda tetap di konstruksi bangunan.
2.Ilmuwan geostatika berhasil menemukan cara baru untuk memprediksi sumber daya alam di daerah tertentu.
3.Mahasiswa S1 Geomatika harus memahami dasar-dasar geostatika sebagai syarat lulus kuliah.
4.geostatika juga digunakan dalam penelitian ilmiah untuk memahami perilaku benda-benda di alam.
5.Dalam bidang pertambangan, geostatika digunakan untuk memprediksi letak dan kuantitas cadangan sumber daya alam.

📚 Artikel terkait kata "geostatika"

Mengenal Kata 'geostatika' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Geostatika" - Ilmu yang Mengatur Keseimbangan Alam

Geostatika adalah salah satu bidang ilmu yang mempelajari keseimbangan benda-benda tetap dalam sistem fisika. Istilah ini berasal dari kata "geologi" yang berarti ilmu tentang bumi dan "statika" yang berarti ilmu tentang keseimbangan. Dalam konteks ini, geostatika berkaitan dengan prinsip-prinsip keseimbangan yang berlaku pada benda-benda tetap, seperti batuan, tanah, dan struktur geologi lainnya. Geostatika memiliki sejarah yang panjang dan telah berkembang sejak zaman Yunani Kuno. Para ilmuwan di masa itu telah memahami prinsip-prinsip keseimbangan yang berlaku dalam sistem alam. Mereka telah menggunakan konsep geostatika untuk memahami pergerakan bumi, siklus hidrologi, dan proses geologi lainnya. Hingga saat ini, geostatika masih menjadi dasar penting dalam ilmu geologi, geofisika, dan teknik sipil. Geostatika digunakan dalam berbagai contoh kalimat yang alami. Misalnya, "Teknik geostatika digunakan untuk memahami struktur geologi bawah tanah dan mencegah bencana alam." Atau, "Ilmu geostatika membantu kita memahami pergerakan lempeng tektonik dan proses pembentukan gunung berapi." Dengan demikian, geostatika menjadi penting dalam memahami fenomena alam yang kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, geostatika memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, teknik geostatika digunakan dalam penambangan mineral, konstruksi bangunan, dan pengembangan infrastruktur. Dengan memahami prinsip-prinsip geostatika, kita dapat meningkatkan keamanan dan kinerja struktur geologi. Selain itu, geostatika juga membantu kita memahami perubahan iklim dan dampaknya pada lingkungan hidup. Dengan demikian, geostatika menjadi penting dalam menjawab tantangan modern yang semakin kompleks.