Arti Kata "geretang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geretang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geretang

ge·re·tang /gerétang/ Mk v, meng·ge·re·tang v bersikap hendak menyerang: dia ~ melompati musuhnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geretang"

📝 Contoh Penggunaan kata "geretang" dalam Kalimat

1.Siswa itu geretang temannya hingga melompati pagar sekolah.
2.Pada masa perang, pasukan itu geretang musuh hingga berhasil merebut kota.
3.Pada pertandingan sepak bola, pemain itu geretang lawan hingga membuat mereka terjatuh.
4.Ketika bermain peran, aktris itu geretang lawannya hingga membuat penonton tertawa.
5.Pada masa pemerintahan, presiden itu geretang oposisi hingga membuat mereka marah.

📚 Artikel terkait kata "geretang"

Mengenal Kata 'geretang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "geretang": Sikap Perlawanan yang Menakutkan

Kata "geretang" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sikap perlawanan atau menyerang, tetapi apakah kamu sudah tahu asal usul kata ini? Geretang sebenarnya berasal dari kata dasar "gereta", yang berarti menyerang atau mengejar dengan sengit. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sikap perlawanan dari bangsa Indonesia terhadap penjajah Belanda pada masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata geretang masih sering digunakan untuk menggambarkan sikap menyerang atau perlawanan terhadap musuh atau tantangan. Contohnya, "Dia ~ melompati musuhnya dengan sengit" atau "Tim sepak bola ~ lawan mereka dengan tekad yang kuat". Kata geretang juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena menggambarkan sikap perlawanan yang positif. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sikap menyerang tantangan atau kesulitan dengan cara yang kreatif dan berani. Contohnya, "Dia ~ masalah ekonominya dengan cara yang inovatif" atau "Kami ~ tantangan ini dengan semangat yang tinggi".