Arti Kata "gonyak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gonyak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gonyak

go·nyak v, meng·go·nyak·kan v mengejek; mencemoohkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gonyak"

📝 Contoh Penggunaan kata "gonyak" dalam Kalimat

1.Di sekolah, teman-temanku menggoyak saya karena aku tidak bisa menyelesaikan soal matematika.
2.Ketika aku melihat anak kecil yang berpakaian tidak rapi, aku tidak bisa menggoyaknya karena dia masih kecil.
3.Di acara komedi, pelawak menggoyak lawan mainnya dengan lelucon yang lucu dan konyol.
4.Dalam novel yang aku baca, karakter utama sering kali digoyak oleh orang-orang di sekitarnya karena kelemahan dan kekurangannya.
5.Di komunitas online, beberapa pengguna sering menggoyak orang lain dengan komentar yang tidak sopan dan tidak bermoral.

📚 Artikel terkait kata "gonyak"

Mengenal Kata 'gonyak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gonyak" - Mengapa Mencemooh dan Menjelekkan?

Kata "gonyak" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perilaku menjelekkan atau mencemooh seseorang. Namun, apakah Anda tahu asal-usul kata ini? Kata "gonyak" sendiri memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, yang terkait dengan fenomena sosial dan budaya di Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata "gonyak" muncul sebagai bentuk penghinaan atau ejekan terhadap seseorang atau kelompok. Dalam budaya Indonesia, menjelekkan atau mencemooh seseorang sering dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kekuatan atau superioritas. Namun, hal ini juga dapat menyebabkan konflik dan perbedaan pendapat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gonyak" dalam kalimat yang alami: * "Dia tidak sabar ketika temannya mendengar gonyak dari lawan mainnya." (Dalam konteks olahraga, kata "gonyak" digunakan untuk menggambarkan suara ejekan atau penghinaan.) * "Dia merasa gonyak ketika mendengar kritik dari teman baiknya." (Dalam konteks emosi, kata "gonyak" digunakan untuk menggambarkan perasaan pengecewahan atau iri.) * "Dia tidak ingin disebut gonyak oleh orang lain." (Dalam konteks sosial, kata "gonyak" digunakan untuk menggambarkan perasaan malu atau tidak percaya diri.) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gonyak" masih digunakan sebagai bentuk penghinaan atau ejekan. Namun, kita juga perlu menyadari bahwa penggunaan kata ini dapat memiliki dampak negatif terhadap orang lain. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menggunakan kata "gonyak" dan memikirkan dampaknya terhadap orang lain.

Relevansi Kata "gonyak" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "gonyak" masih digunakan sebagai bentuk penghinaan atau ejekan. Namun, kita juga perlu menyadari bahwa penggunaan kata ini dapat memiliki dampak negatif terhadap orang lain. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menggunakan kata "gonyak" dan memikirkan dampaknya terhadap orang lain.