Arti Kata "gubal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gubal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gubal

1gu·bal n kayu yg lunak antara kulit dan teras;
teras terunjam, -- melayang, pb penduduk asli akan tetap tinggal di negerinya apabila orang asing pergi

2gu·bal v, meng·gu·bal v merencanakan dan menyusun: ~ undang-undang

3gu·bal n bungkah (tanah, batu, dsb);
-- besi bungkah besi; besi kasar (belum dikerjakan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gubal"

📝 Contoh Penggunaan kata "gubal" dalam Kalimat

1.Pemuda itu bekerja keras untuk mengumpulkan kayu gubal sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan tangan.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering menggunakan kayu gubal untuk membuat furnitur yang sederhana.
3.Dalam proses pembuatan mebel, kayu gubal sering digunakan sebagai lapisan peredam untuk mengurangi getaran.
4.Penduduk asli yang tinggal di pedalaman hutan akan tetap tinggal di tempat mereka jika orang asing pergi meninggalkan wilayah mereka, seperti kayu gubal yang tidak pernah terkupas.
5.Pengrajin kayu yang berpengalaman akan memilih kayu gubal yang masih lunak dan tidak terlalu keras untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan peralatan musik.

📚 Artikel terkait kata "gubal"

Mengenal Kata 'gubal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gubal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata gubal memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, gubal dapat diartikan sebagai kayu yang lunak antara kulit dan teras. Namun, dalam konteks sosial dan historis, gubal lebih sering digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang atau sebuah masyarakat harus menghadapi perubahan yang signifikan, seperti kehilangan tempat tinggal atau kehilangan sumber daya. Dalam bahasa Indonesia, gubal juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika sebuah komunitas atau masyarakat harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan atau politik. Contohnya, ketika sebuah daerah yang pernah dipimpin oleh penduduk asli diambil alih oleh pemerintah kolonial, maka masyarakat asli tersebut mungkin akan mengalami gubal, yaitu perubahan besar dalam kehidupan mereka. Berikut beberapa contoh penggunaan kata gubal dalam kalimat yang alami: * "Setelah perusahaan besar itu tutup, banyak pekerja yang mengalami gubal dalam mencari pekerjaan baru." * "Penduduk asli yang tinggal di hutan akan mengalami gubal ketika hutan mereka diambil alih oleh perusahaan pertambangan." * "Banyak remaja yang mengalami gubal ketika harus beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat." Dalam kehidupan sehari-hari, kata gubal dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi yang memerlukan adaptasi dan perubahan. Dalam budaya Indonesia modern, gubal juga dapat digunakan untuk menggambarkan keberanian seseorang untuk menghadapi perubahan dan mengarahkan diri ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, kata gubal dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menghadapi perubahan dan berkembang menjadi orang yang lebih kuat dan lebih baik.