Arti Kata "gumelaran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gumelaran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gumelaran

gu·me·lar·an v kedatangan wahyu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gumelaran"

📝 Contoh Penggunaan kata "gumelaran" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, seorang nabi menerima wahyu ilahi dalam gumelaran yang luar biasa.
2.Dalam sejarah agama, beberapa nabi juga menerima wahyu melalui gumelaran yang menakjubkan.
3.Pengikut agama tersebut percaya bahwa gumelaran adalah cara Tuhan berkomunikasi dengan manusia.
4.Dalam pengalaman pribadi seorang nabi, gumelaran adalah momen yang sangat istimewa.
5.Dalam bahasa Alkitab, gumelaran adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses penyampaian wahyu Tuhan.

📚 Artikel terkait kata "gumelaran"

Mengenal Kata 'gumelaran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gumelaran" - Inspirasi dari Wahyu

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "gumelaran" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, gumelaran adalah kata bermakna kedatangan wahyu, yang kemudian berkembang menjadi inspirasi dan motivasi bagi umat manusia. Dalam konteks sejarah, kata ini erat kaitannya dengan pengalaman spiritual dan keagamaan masyarakat Indonesia. Sejak zaman dahulu, gumelaran telah menjadi bagian dari kehidupan beragama, memberikan makna dan arah bagi umat manusia.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Gumelaran seringkali digunakan dalam kalimat yang terkait dengan pengalaman spiritual dan keagamaan. Contohnya, "Pengumuman wahyu secara langsung dianggap sebagai gumelaran yang sangat mulia." Dalam kalimat ini, gumelaran mengacu pada kedatangan wahyu yang dianggap sebagai peristiwa yang luar biasa. Contoh lainnya adalah, "Pengikut agama merasa mendapatkan gumelaran dalam membaca kitab suci." Dalam kalimat ini, gumelaran mengacu pada inspirasi dan motivasi yang diperoleh dari membaca kitab suci.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, gumelaran masih relevan sebagai inspirasi dan motivasi bagi umat manusia. Dalam era modern ini, banyak orang mencari inspirasi dan motivasi untuk mencapai tujuan hidup mereka. Gumelaran telah menjadi simbol yang kuat dalam mencari makna dan arah dalam hidup. Dengan demikian, kata gumelaran tetap relevan dan bermanfaat sebagai inspirasi dan motivasi bagi umat manusia.