Arti Kata "hipertradisional" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipertradisional" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipertradisional

hi·per·tra·di·si·o·nal a terlalu berpegang pd tradisi yg berlaku; terlalu tradisional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipertradisional"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipertradisional" dalam Kalimat

1.Pada pesta pernikahan tradisional, para tamu mengenakan kostum yang sangat hipertradisional.
2.Pengawakan busana yang hipertradisional oleh penari reog memang sangat istimewa.
3.Banyak orang yang menganggap cara hidup tradisional di pedalaman sebagai yang paling hipertradisional.
4.Sebagai seorang seniman kontemporer, saya tidak ingin dipandang sebagai hipertradisional.
5.Menggunakan bahan-bahan dan teknik yang hipertradisional membuat hasil kerajinan sangat unik.

📚 Artikel terkait kata "hipertradisional"

Mengenal Kata 'hipertradisional' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipertradisional" - Kembali ke Tradisi yang Lebih Mendasar

Dalam dunia bahasa, kata-kata baru seringkali muncul untuk menggambarkan fenomena sosial dan budaya yang berkembang. Salah satu kata yang relatifsedang hits adalah hipertradisional. Dalam arti resmi, hipertradisional berarti terlalu berpegang pada tradisi yang berlaku, terlalu tradisional. Kata ini pertama kali muncul dalam konteks budaya Indonesia, dimana masyarakat mulai kembali memahami nilai-nilai luhur tradisional yang semakin terlupakan. Mengapa Munculnya Kata Hipertradisional? Kata hipertradisional muncul sebagai reaksi terhadap perubahan sosial yang cepat dan globalisasi budaya. Dalam beberapa dekade terakhir, banyak nilai-nilai tradisional yang hilang akibat pengaruh modernisasi dan globalisasi. Masyarakat Indonesia yang semakin modern dan terpapar informasi global mulai melewatkan nilai-nilai luhur tradisional. Hal ini mendorong lahirnya kata hipertradisional sebagai simbol kembali ke tradisi yang lebih mendasar. Contoh Penggunaan Kata Hipertradisional - "Masyarakat di pedesaan ini sangat hipertradisional, mereka masih mempraktikkan tradisi turun-temurun dengan sangat ketat." - "Ketika saya pertama kali datang ke desa ini, saya merasa terkejut dengan betapa hipertradisionalnya masyarakat di sini." - "Mereka ingin kembali ke tradisi lama dan mengabaikan pengaruh modernisasi, mereka sangat hipertradisional dalam hal ini." Kata hipertradisional memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak masyarakat Indonesia yang kembali memahami nilai-nilai tradisional dan mencoba mengintegrasikannya dengan kehidupan modern. Hal ini membuktikan bahwa kata hipertradisional masih relevan dalam konteks budaya Indonesia saat ini.