Arti Kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya

Peribahasa orang yang sedang bercinta tidak mudah dipisahkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya"

📝 Contoh Penggunaan kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" dalam Kalimat

1.Pernikahan mereka telah berlangsung selama enam tahun, pasangan muda itu tidak pernah bercerai karena hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya.
2.Pada saat itu, pasangan tersebut sangat sibuk dengan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, tetapi percintaan mereka tetap kuat karena hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya.
3.Di dalam puisinya, penyair menggambarkan betapa sulitnya memisahkan diri dari orang yang dicintai dengan mengibaratkan "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya".
4.Pada lembaga pendidikan, mereka memakai peribahasa ini untuk mengajar anak-anak tentang pentingnya mempertahankan hubungan yang kuat dengan orang yang dicintai, seperti "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya".
5.Di sebuah kafe, suami mencari istrinya yang sedang berbicara dengan seorang cowok lain, dan dengan sedih dia mengatakan, "Kau sudah tahu sendiri, hitam mata itulah mana boleh bercerai dengan putihnya."

📚 Artikel terkait kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya"

Mengenal Kata 'hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" adalah salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna umum bahwa orang yang sedang bercinta tidak mudah dipisahkan, seperti dua warna yang tidak dapat dipisahkan dalam mata. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, di mana pernikahan dan hubungan romantis dianggap sebagai kebahagiaan yang tidak dapat dipisahkan. Peribahasa ini sering digunakan dalam konteks hubungan romantis, di mana pasangan sulit dipisahkan karena kekuatan cinta yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan dalam kalimat seperti: "Mereka sangat mencintai satu sama lain, tidak seperti **hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya**." atau "Hubungan mereka sangat kuat, seperti **hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya**." Contoh lainnya adalah: "Pasangan muda itu sangat bahagia, seperti **hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya**." Dalam budaya Indonesia modern, kata "hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya" masih relevan dalam konteks hubungan romantis. Banyak pasangan yang masih percaya bahwa cinta adalah kekuatan yang dapat mengatasi segala hambatan. Dalam kesempatan ini, kita dapat belajar dari peribahasa ini bahwa cinta adalah kekuatan yang kuat dan tidak dapat dipisahkan.