Arti Kata "hubungan logis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hubungan logis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hubungan logis

hu.bung.an logis hubungan di antara dua peristiwa yang ditemukan dengan sebab, bukan dengan observasi langsung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hubungan logis"

📝 Contoh Penggunaan kata "hubungan logis" dalam Kalimat

1.Dalam ilmu pengetahuan, hubungan logis digunakan untuk menjelaskan fenomena alam.
2.Peneliti menggunakan metode hubungan logis untuk menemukan penyebab perubahan cuaca.
3.Dalam konteks pendidikan, guru menjelaskan hubungan logis antara konsep matematika untuk memahami materi lebih baik.
4.hubungan logis antara asupan kalori dan berat badan sangat penting dalam dunia kesehatan.
5.Dalam buku sastra, penulis menggunakan hubungan logis untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalam cerita.

📚 Artikel terkait kata "hubungan logis"

Mengenal Kata 'hubungan logis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hubungan logis" - Membangun Pemahaman yang Jelas

Kata hubungan logis seringkali digunakan dalam konteks berbagai disiplin ilmu, terutama dalam bidang filsafat, ilmu pengetahuan, dan analisis data. Dalam arti resmi, **hubungan logis** merujuk pada hubungan di antara dua peristiwa yang ditemukan dengan sebab, bukan dengan observasi langsung. Konsep ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika filsuf seperti Aristoteles dan Kant mencoba menjelaskan hubungan antara fenomena alam dan prinsip-prinsip logis. Dalam prakteknya, **hubungan logis** sangat penting dalam analisis data, khususnya dalam bidang sains dan teknologi. Contoh yang menarik adalah analisis penyebab kecelakaan lalu lintas. Dalam kasus ini, **hubungan logis** dapat membantu peneliti menemukan hubungan antara faktor-faktor penyebab kecelakaan, seperti kecepatan kendaraan, kondisi jalan, dan perilaku pengemudi. Dalam kehidupan sehari-hari, **hubungan logis** juga dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika kita mencoba memahami mengapa suatu kejadian terjadi, kita dapat menggunakan **hubungan logis** untuk menemukan hubungan antara faktor-faktor penyebab. Contoh lainnya adalah dalam pengambilan keputusan bisnis, di mana **hubungan logis** dapat membantu kita menemukan hubungan antara variabel-variabel yang terkait dengan keputusan tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, **hubungan logis** juga memiliki peran penting dalam membantu kita memahami fenomena sosial dan kebudayaan. Misalnya, ketika kita mencoba memahami mengapa suatu perubahan sosial terjadi, kita dapat menggunakan **hubungan logis** untuk menemukan hubungan antara faktor-faktor penyebab. Dengan demikian, kita dapat memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang fenomena sosial dan kebudayaan yang kita hadapi.