Arti Kata "hulul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hulul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hulul

hu·lul n Tas terwujudnya hubungan yg seerat-eratnya antara manusia dan Allah dng segala ketenangan rohani yg dapat dirasakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hulul"

📝 Contoh Penggunaan kata "hulul" dalam Kalimat

1.Dalam konteks religius, hubungan erat dengan Allah disebut sebagai hulul, yang memberikan ketenangan rohani yang mendalam.
2.Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam merayakannya dengan doa dan ibadah untuk mencapai hulul dengan Allah.
3.Dalam kitab suci Al-Quran, hulul digambarkan sebagai keadaan manusia yang telah mencapai kesempurnaan dalam beriman dan beramal.
4.Ketika seseorang telah mencapai hulul, maka ia akan merasakan kebahagiaan yang tak tergantungkan pada hal-hal duniawi.
5.Dalam sebuah cerita rasa, seorang penjelajah spiritual mencari hulul yang dapat memberinya kebebasan dari pikiran-pikiran yang mengganggu.

📚 Artikel terkait kata "hulul"

Mengenal Kata 'hulul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hulul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hulul" memiliki makna yang sangat dalam dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "hulul" diartikan sebagai tas terwujudnya hubungan yang seerat-eratnya antara manusia dan Allah dengan segala ketenangan rohani yang dapat dirasakan. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini memiliki asal-usul yang sangat kental dengan nilai-nilai spiritual dan religius. Hulul sering digunakan dalam konteks kehidupan beragama, terutama dalam Islam. Dalam ajaran Islam, hulul diartikan sebagai keadaan ketika seorang manusia telah mencapai tingkat kesempurnaan rohani sehingga dia dapat merasakan kehadiran Allah dalam dirinya. Hal ini dianggap sebagai suatu kebahagiaan dan ketenangan yang sulit didapatkan oleh manusia biasa. Contoh penggunaan kata hulul dapat dilihat pada kalimat-kalimat berikut: "Dia telah mencapai hulul yang sangat dalam dan dapat merasakan kehadiran Allah dalam dirinya," atau "Dia ingin mencapai hulul untuk dapat hidup lebih bahagia." Dengan kata lain, hulul adalah suatu keadaan yang diharapkan oleh banyak orang dalam kehidupan beragama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata hulul juga memiliki relevansi dengan nilai-nilai spiritual dan religius. Banyak orang di Indonesia yang berusaha mencapai hulul melalui berbagai cara, seperti beribadah secara lebih konsisten, berdoa, dan berusaha untuk mencapai kesempurnaan rohani. Dengan demikian, hulul menjadi sebuah inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk meningkatkan diri mereka dan mencapai kebahagiaan yang lebih dalam.