Arti Kata "impresionisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "impresionisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

impresionisme

im·pre·si·o·nis·me /imprésionisme/ n aliran dl seni lukis, seni sastra, dan seni musik yg lebih mengutamakan pemberian kesan atau pengaruh pd perasaan dp kenyataan atau keadaan sebenarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "impresionisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "impresionisme" dalam Kalimat

1.Dalam sejarah seni, impresionisme sering dikelompokkan dengan gerakan seni lainnya. Karya-karya impresionis seperti karya Claude Monet terkenal karena keindahan warna dan cahaya. impresionisme dalam sastra menekankan kesan dan pengalaman subjektif dari penulis. Pengajaran seni di sekolah sering melibatkan karya-karya impresionis sebagai contoh penting.

📚 Artikel terkait kata "impresionisme"

Mengenal Kata 'impresionisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Impresionisme" - Inspirasi Seni dan Pemikiran

Impresionisme adalah sebuah istilah yang merujuk pada aliran seni lukis, seni sastra, dan seni musik yang lebih mengutamakan pemberian kesan atau pengaruh pada perasaan daripada kebenaran atau keadaan sebenarnya. Istilah ini muncul pada abad ke-19 di Eropa, khususnya di Perancis, sebagai respons terhadap konservatisme seni pada saat itu. Dalam konteks seni lukis, impresionisme dikenal dengan keahlian memadukan warna-warna cerah dan cahaya yang menarik. Para seniman impresionis, seperti Claude Monet dan Pierre-Auguste Renoir, berusaha untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari dan alam dalam bentuk lukisan yang dinamis dan hidup. Dengan demikian, impresionisme menjadi sebuah gerakan seni yang sangat populer dan berpengaruh pada abad ke-19. Contoh penggunaan kata impresionisme dalam kalimat yang alami adalah: - "Karya seni impresionis memiliki keunikan tersendiri dalam menggambarkan kehidupan sehari-hari." - "Seniman impresionis berusaha untuk menciptakan kesan yang lebih hidup dan dinamis dalam lukisannya." - "Impresionisme merupakan sebuah aliran seni yang sangat berpengaruh pada perkembangan seni modern." Dalam kehidupan sehari-hari, impresionisme juga dapat diterapkan dalam berbagai aspek, seperti desain interior, fashion, dan bahkan dalam karya seni rupa modern. Di Indonesia, impresionisme telah menjadi inspirasi bagi banyak seniman dan desainer untuk menciptakan karya yang kreatif dan menarik. Dengan demikian, impresionisme tidak hanya merupakan sebuah aliran seni, tetapi juga sebuah inspirasi yang dapat dibawa ke dalam berbagai aspek kehidupan.