Arti Kata "interpretatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "interpretatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

interpretatif

in·ter·pre·ta·tif /interprétatif/ a bersifat adanya kesan, pen-dapat, dan pandangan; berhubungan dng adanya tafsiran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "interpretatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "interpretatif" dalam Kalimat

1.Dalam analisis sastra, interpretatif adalah cara membaca dan memahami makna puisi dengan mengungkapkan pandangan pribadi.
2.Pengajaran sejarah di sekolah tidak hanya menekankan fakta sejarah, tetapi juga memberikan interpretatif tentang makna dan implikasi dari peristiwa sejarah.
3.Penelitian ilmiah yang menggunakan pendekatan interpretatif dapat menawarkan penafsiran yang lebih dalam tentang fenomena sosial.
4.Dalam seni rupa, interpretatif dapat berarti cara seseorang melihat dan memahami makna dari sebuah karya seni melalui tafsiran pribadi.
5.Buku sastra yang memiliki tema yang kompleks memerlukan interpretatif yang tajam untuk memahami makna dan motif penulis.

📚 Artikel terkait kata "interpretatif"

Mengenal Kata 'interpretatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "interpretatif" - Menggali Makna dan Konteksnya

Kata **interpretatif** sering digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari ilmu pengetahuan hingga seni dan budaya. Namun, apa sebenarnya makna dari kata ini? Dalam arti resmi, **interpretatif** dapat diartikan sebagai bersifat adanya kesan, pendapat, dan pandangan; berhubungan dengan adanya tafsiran. Sejarahnya, kata ini berasal dari bahasa Latin, yaitu "interpretare", yang berarti "mengartikan" atau "membaca". Dalam konteks sejarah, kata **interpretatif** digunakan oleh para filsuf dan ilmuwan untuk menjelaskan bagaimana manusia dapat memahami dan mengartikan informasi dari alam atau teks. Mereka berpendapat bahwa manusia memiliki kemampuan untuk memberikan makna dan arti pada informasi tersebut, sehingga dapat memahami dan menginterpretasikannya dalam konteks yang lebih luas.

Penggunaan Kata Interpretatif dalam Bahasa Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata **interpretatif** dalam berbagai konteks. Contohnya, ketika kita membaca sebuah artikel atau buku, kita dapat memberikan interpretasi atas apa yang dituliskan. Atau, ketika kita mendengar sebuah pidato atau ceramah, kita dapat menginterpretasikannya berdasarkan konteks dan makna yang terkandung di dalamnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **interpretatif** dalam kalimat yang alami: * "Pengertian saya tentang puisi modern adalah **interpretatif**, karena setiap orang memiliki pendapat dan kesan yang berbeda-beda tentang karya seni ini." * "Kita harus berusaha untuk mengartikan **interpretatif** atas makna yang terkandung di dalam teks suci, sehingga dapat memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari." * "Dalam konteks budaya, **interpretatif** memiliki peran penting dalam mengartikan dan memahami makna dan simbol yang terkandung di dalam seni dan tradisi."

Relevansi Kata Interpretatif dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata **interpretatif** memiliki relevansi yang signifikan. Kita dapat melihatnya dalam berbagai konteks, seperti seni rupa, sastra, dan bahkan politik. Dalam seni rupa, kita dapat melihat bagaimana artis menggunakan warna dan bentuk untuk menginterpretasikan makna dan emosi. Dalam sastra, kita dapat melihat bagaimana penulis menggunakan kata-kata untuk mengartikan dan memahami makna dan pengalaman. Dalam konteks politik, kata **interpretatif** memiliki peran penting dalam mengartikan dan memahami makna dan kepentingan dari berbagai kebijakan dan keputusan. Kita dapat melihat bagaimana para politisi dan analis menggunakan kata ini untuk menginterpretasikan dan memahami konteks politik yang kompleks.