Arti Kata "interyeksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "interyeksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

interyeksi

in·ter·yek·si ? interjeksi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "interyeksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "interyeksi" dalam Kalimat

1.Dalam konteks sastra, interyeksi digunakan untuk mengungkapkan emosi atau perasaan.
2.Dia berteriak dengan interyeksi "Oh, tidak!" saat melihat kecelakaan itu.
3.Pada pertemuan hari itu, interyeksi "Hai!" diucapkan oleh seorang teman yang tidak sengaja bertemu.
4.Dalam bahasa formal, interyeksi digunakan untuk mengekspresikan kekecewaan.
5.Guru memberikan interyeksi "Oh, anak baik!" ketika melihat prestasi siswa yang luar biasa.

📚 Artikel terkait kata "interyeksi"

Mengenal Kata 'interyeksi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Interyeksi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata interyeksi sering kali terdengar asing dalam perbincangan sehari-hari. Namun, makna dan fungsi kata ini cukup penting dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Kata interyeksi sendiri berasal dari kata benda "interyeksi" yang berarti pertemuan atau ketemu. Dalam konteks ini, interyeksi merupakan salah satu bagian dari struktur kalimat yang berfungsi untuk mengemukakan atau mengungkapkan perasaan, emosi, atau keterangan tambahan. Dalam sejarah, kata interyeksi telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada masa itu, kata ini digunakan sebagai suatu bentuk ekspresi yang digunakan untuk mengungkapkan keheranan, kekagetan, atau kekecewaan. Dalam perkembangannya, kata interyeksi menjadi lebih luas penggunaannya dan dapat digunakan dalam konteks yang beragam, seperti dalam perbincangan sehari-hari, sastra, atau bahkan dalam percakapan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata interyeksi dalam kalimat yang alami: - "Siapa yang menyangka bahwa saya akan menang dalam lomba ini?" - kata-kata ini merupakan contoh penggunaan kata interyeksi untuk mengungkapkan keheranan. - "Apa yang terjadi dengan mobil saya?" - contoh ini menggunakan kata interyeksi untuk mengungkapkan kekecewaan. - "Bagaimana kalau kita pergi ke pantai hari ini?" - kata-kata ini merupakan contoh penggunaan kata interyeksi untuk mengungkapkan kegembiraan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata interyeksi masih digunakan dalam berbagai konteks. Bahkan, dalam budaya Indonesia modern, kata ini telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Dalam percakapan, kita sering menggunakan kata interyeksi untuk mengungkapkan perasaan atau emosi kita. Dengan demikian, kata interyeksi tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari struktur kalimat, tetapi juga sebagai ekspresi diri kita sendiri.