Arti Kata "itidal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "itidal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

itidal

iti·dal ? iktidal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "itidal"

📝 Contoh Penggunaan kata "itidal" dalam Kalimat

1.Dalam konteks bahasa Indonesia baku, kata "tidal" lebih umum digunakan daripada "itidal". Namun, saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan menggunakan kata "tidal" sebagai referensi. Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "tidal":
2.Ketika cuaca ekstrem, masyarakat harus siap menghadapi gelombang pasang surut tidal yang tidak terduga.
3.Dalam ilmu fisika, pasang surut tidal adalah fenomena alam yang terkait dengan pergerakan bulan dan matahari.
4.Pengelola pantai harus memperhatikan pasang surut tidal agar tidak menimbulkan kerusakan pada struktur bangunan di sekitar pantai.
5.Pasang surut tidal yang terjadi di laut memiliki pengaruh besar terhadap ekosistem laut, seperti perubahan habitat ikan dan lain-lain.

📚 Artikel terkait kata "itidal"

Mengenal Kata 'itidal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Itidal" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Itidal

Itidal adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, yaitu "i'tidal". Dalam arti resmi, itidal berarti "keadilan" atau "kesamaan". Kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial dan telah menjadi bagian dari kosakata bahasa Indonesia modern. Itidal memiliki makna yang luas, mencakup aspek keadilan, kesetaraan, dan keamanan. Dalam konteks sosial, itidal memiliki relevansi yang signifikan dalam menjabarkan konsep keadilan sosial dan menyelesaikan konflik.

Contoh Penggunaan Itidal dalam Kalimat

Itidal sering digunakan dalam kalimat untuk mengungkapkan keadilan dan kesetaraan. Misalnya, "Negara harus menjamin itidal bagi semua warganya" atau "Pemerintah harus menjalankan kebijakan yang mendorong itidal sosial". Itidal juga dapat digunakan dalam konteks ekonomi, seperti "Sistem ekonomi harus menjamin itidal dalam distribusi sumber daya".

Relevansi Itidal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Itidal memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan ekonomi. Negara dan pemerintah harus menjalankan kebijakan yang mendukung itidal, seperti menjamin hak-hak dasar warganya dan menyelesaikan konflik sosial. Selain itu, masyarakat juga perlu berperan aktif dalam menegakkan itidal, seperti dengan cara berpartisipasi dalam proses demokratisasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang lemah. Dengan demikian, itidal dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk membangun keadilan sosial yang lebih baik.