Arti Kata "jenggotan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jenggotan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jenggotan

jeng.got.an Verba (kata kerja) berjanggut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jenggotan"

📝 Contoh Penggunaan kata "jenggotan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, seorang profesor di universitas memutuskan untuk berjanggut untuk menunjukkan keseriusannya dalam mengajar.
2.Pria itu berjanggut dan memakai kacamata untuk memberikan kesan intelektual.
3.Ketika berjanggut, dia merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan dalam hidup.
4.Dalam budaya luar negeri, berjanggut dianggap sebagai identitas maskulin dan digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kekuatan.
5.Dia memutuskan untuk berjanggut setelah menonton film tentang seorang pahlawan yang berjanggut dan berani menghadapi musuh.

📚 Artikel terkait kata "jenggotan"

Mengenal Kata 'jenggotan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jenggotan" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konteks Jenggotan

Jenggotan adalah kata kerja yang berarti melakukan jenggut, yaitu memotong atau merapikan rambut di wajah, terutama di dagu dan sekitarnya. Dalam sejarah, jenggotan telah menjadi bagian dari tradisi dan kebiasaan banyak budaya di dunia, termasuk di Indonesia. Jenggotan seringkali dilakukan sebagai bentuk kehormatan, keagungan, atau sebagai identitas kelompok sosial tertentu.

Contoh Penggunaan Kata Jenggotan

Jenggotan tidak hanya dilakukan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga memiliki peran dalam kehidupan sosial. Misalnya, dalam beberapa budaya, jenggotan dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur atau sebagai simbol kekuasaan. Dalam kalimat, jenggotan dapat digunakan sebagai berikut: - "Ayahku pergi ke tukang jenggot untuk menggantungkan jenggotnya." - "Dalam beberapa tahun terakhir, jenggotan telah menjadi trend di kalangan pemuda." - "Dalam festival adat, jenggotan dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur."

Relevansi Jenggotan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Jenggotan tidak hanya memiliki makna keagamaan atau kebudayaan, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa tahun terakhir, jenggotan telah menjadi trend di kalangan pemuda, terutama sebagai bentuk ekspresi diri. Namun, jenggotan juga memiliki makna yang lebih dalam, seperti sebagai identitas kelompok sosial atau sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Dengan demikian, jenggotan tidak hanya merupakan kegiatan yang sederhana, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.