Arti Kata "jerang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jerang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jerang

je·rang v, men·je·rang v 1 menaruh (ceret, periuk, dsb berisi air dsb) di atas api supaya panas, mendidih, dsb; memanaskan; 2 menanak (nasi);
ter·je·rang v dipanaskan: nasi yg tengah ~ ditinggalkannya begitu saja sehingga hangus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jerang"

📝 Contoh Penggunaan kata "jerang" dalam Kalimat

1.Di dapur, ibu menjerang air untuk membuat teh.
2.Dalam proses perebusan sayuran, air harus dijerang terlebih dahulu.
3.Dia sangat terganggu karena nasi yang dia jerang terlalu lama menjadi hangus.
4.Sebagai seorang ibu rumah tangga, dia harus menjerang nasi setiap hari untuk keluarganya.
5.Pada saat itu, masyarakat menggunakan jerang kayu untuk memasak.

📚 Artikel terkait kata "jerang"

Mengenal Kata 'jerang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jerang" - Kunci Menghidupkan Makanan

Kata "jerang" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks memasak. Menurut KBBI, jerang memiliki arti menaruh sesuatu di atas api supaya panas, mendidih, dsb; memanaskan; menanak (nasi); atau terjerang, artinya dipanaskan. Kata ini memiliki sejarah panjang dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Sejarah kata "jerang" dapat ditelusuri kembali ke zaman dahulu, ketika orang-orang masih menggunakan api untuk memasak. Mereka akan jerang air atau bahan makanan lainnya di atas api untuk mendapatkan panas yang cukup. Dengan demikian, makanan dapat dimasak dengan baik dan siap untuk dikonsumsi. Dalam konteks ini, jerang bukan hanya sekadar memanaskan, tetapi juga memastikan bahwa makanan tersebut dapat dimakan dengan aman. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jerang" masih digunakan dengan cara yang sama. Misalnya, "Ibu jerang nasi di atas api sampai matang", atau "Aku harus jerang air untuk mencuci baju". Dalam kasus lain, "Nasi terjerang sehingga menjadi hangus". Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "jerang" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jerang" juga memiliki makna yang lebih luas. Selain memasak, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti menghidupkan api dalam hati atau menghidupkan semangat hidup. Dalam konteks ini, jerang bukan hanya sekadar memanaskan, tetapi juga memastikan bahwa kehidupan kita dapat terus berkembang dan berkualitas. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "jerang" masih sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.