Arti Kata "jika tidak pecah ruyung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jika tidak pecah ruyung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jika tidak pecah ruyung

Peribahasa tidak akan tercapai maksud kalau tidak mau berusaha

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jika tidak pecah ruyung"

📝 Contoh Penggunaan kata "jika tidak pecah ruyung" dalam Kalimat

1.jika tidak pecah ruyung, maka padi tidak akan tumbuh.
2.Pertumbuhan usaha kecil memerlukan perjuangan keras jika tidak pecah ruyung.
3.Menjadi seorang penulis yang sukses memerlukan ketabahan dan kerja keras, jika tidak pecah ruyung.
4.Pendidikan tidak akan maju jika tidak pecah ruyung dan tidak ada perjuangan.
5.Dalam perjuangan hidup, jika tidak pecah ruyung, maka cita-cita tidak akan terwujud.

📚 Artikel terkait kata "jika tidak pecah ruyung"

Mengenal Kata 'jika tidak pecah ruyung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jika tidak pecah ruyung" - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna

Kata "jika tidak pecah ruyung" adalah peribahasa yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat mendalam, "tidak akan tercapai maksud kalau tidak mau berusaha." Dalam konteks historis, peribahasa ini mungkin tercipta dari pengalaman sehari-hari masyarakat Indonesia, di mana ruyung (atau kayu ruyung) merupakan bahan baku yang digunakan untuk membuat berbagai peralatan sehari-hari. Untuk membuat ruyung dapat digunakan, maka perlu dilakukan proses pengolahan yang kompleks, termasuk patahannya.

Contoh Penggunaan

Peribahasa "jika tidak pecah ruyung" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang ingin mencapai suatu tujuan, tetapi masih belum berusaha dengan sungguh-sungguh, maka orang lain akan mengatakan, "Jika tidak pecah ruyung, maka tujuanmu tidak akan tercapai." Contoh lainnya, ketika seseorang ingin memiliki harta yang banyak, tetapi masih belum berinvestasi, maka orang lain akan mengatakan, "Jika tidak pecah ruyung, maka harta yang banyak tidak akan kamu miliki."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "jika tidak pecah ruyung" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini sering digunakan untuk mengingatkan orang lain tentang pentingnya berusaha dan berkarya. Dengan demikian, peribahasa ini membantu mendorong seseorang untuk lebih aktif dan kreatif dalam mencapai tujuan dan impian. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas dalam berbagai aspek kehidupan.