Arti Kata "jojol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jojol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jojol

1jo·jol n tiang (pancang, cerocok) yg ditancapkan di sungai untuk membendung air dsb

2jo·jol, men·jo·jol v menganjur ke luar, menonjol ke luar; tersembul (tt mata)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jojol"

📝 Contoh Penggunaan kata "jojol" dalam Kalimat

1.Pekerja konstruksi memasang jojol di pinggir sungai untuk mencegah banjir.
2.Dalam proses pembangunan jembatan, tim insinyur mengevaluasi keamanan jojol yang telah dipasang.
3.Pengelola sungai harus memastikan bahwa jojol yang ada tidak menyebabkan kerusakan pada ekosistem sungai.
4.Saya pernah melihat jojol yang telah tercelup air dan menjadi tempat peristirahatan untuk berbagai jenis burung air.
5.Dalam cerita rakyat, jojol dianggap sebagai simbol kekuatan alam yang harus dihormati oleh manusia.

📚 Artikel terkait kata "jojol"

Mengenal Kata 'jojol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jojol" - Pengertian dan Contoh

Pengertian dan Konteks Historis

Kata "jojol" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang khusus, yaitu tiang (pancang, cerocok) yang ditancapkan di sungai untuk membendung air dan lain-lain. Istilah ini telah digunakan selama berabad-abad di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor. Penggunaan tiang "jojol" sebagai sistem pengendalian banjir telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

Contoh Penggunaan Kata "jojol" dalam Kalimat

Dalam penggunaan sehari-hari, kata "jojol" sering digunakan dalam kalimat yang terkait dengan pengendalian banjir dan pengelolaan sumber daya air. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jojol" dalam kalimat yang alami: - Mereka menggunakan tiang "jojol" untuk membendung air di sungai dan menghindari banjir. - Proyek pembangunan "jojol" di sungai tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di daerah tersebut. - Pemerintah telah memutuskan untuk membangun sistem "jojol" di sungai utama untuk mengendalikan banjir dan longsor.

Relevansi Kata "jojol" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jojol" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor. Sistem pengendalian banjir menggunakan tiang "jojol" telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di daerah-daerah tersebut. Dengan demikian, kata "jojol" bukan hanya sebagai istilah teknis, tetapi juga sebagai simbol keberhasilan dalam menghadapi tantangan alam.