Arti Kata "jolek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jolek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jolek

jo·lek /jolék/ v, men·jo·lek v membungkus dng daun dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jolek"

📝 Contoh Penggunaan kata "jolek" dalam Kalimat

1.Orang tua mampu menjo-lek makanan untuk anaknya dengan daun pisang.
2.Pada hari raya, ibu mampu menjo-lek nasi putih dalam daun pisang untuk tamu.
3.Para pelajar mengajarkan anak-anak cara menjo-lek makanan dengan daun pisang.
4.Toko kelontong menjual daun pisang untuk menjo-lek makanan, menjadi andalan masyarakat.
5.Koki restoran menggunakan daun pisang untuk menjo-lek makanan, sehingga dapat mempertahankan keasliannya.

📚 Artikel terkait kata "jolek"

Mengenal Kata 'jolek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jolek" - Bungkus dengan Cinta

Kata "jolek" seringkali digunakan dalam konteks budaya dan tradisi Indonesia. Secara etimologis, kata ini memiliki arti "menjolek" atau "membungkus" dengan menggunakan daun atau bahan lainnya. Dalam konteks ini, "jolek" memiliki makna yang khas dan unik, menunjukkan kepedulian dan keharmonisan antara manusia dengan alam. Penggunaan kata "jolek" dapat dilihat dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Ibu menjolek sayuran segar di taman agar tetap segar dan rimbun". Dalam kalimat ini, kata "jolek" digunakan untuk menggambarkan proses membungkus sayuran dengan daun agar tetap segar dan rimbun. Contoh lain adalah "Ayah menjolek bambu dengan daun bambu agar tidak kering dan rapuh". Dalam kalimat ini, kata "jolek" digunakan untuk menggambarkan proses membungkus bambu dengan daun bambu agar tetap sehat dan kuat. Kata "jolek" juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, "jolek" dapat diartikan sebagai kepedulian dan keharmonisan antara manusia dengan alam. Misalnya, dalam kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, kata "jolek" dapat digunakan untuk menggambarkan proses membungkus limbah dengan daun atau bahan lainnya agar tidak mencemari lingkungan. Dengan demikian, kata "jolek" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk lebih peduli dan harmonis dengan alam. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "jolek", kita dapat lebih mengerti dan menghargai budaya dan tradisi Indonesia. Oleh karena itu, "jolek" bukan hanya merupakan kata yang khas dan unik, tetapi juga dapat menjadi simbol kepedulian dan keharmonisan antara manusia dengan alam.