Arti Kata "jungkit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jungkit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jungkit

jung·kit v, men·jung·kit v terangkat ke atas pd ujungnya (tt ekor dsb): ekor kuda belang itu ~ amat elok;
ter·jung·kit v menjungkit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jungkit"

📝 Contoh Penggunaan kata "jungkit" dalam Kalimat

1.Bulan itu ekor kuda belang terlihat sangat indah karena terangkat ke atas secara menarik.
2.Pada saat mainan itu, si anak kecil senang menjungkit ekornya ke atas.
3.Bulan Oktober, banyak orang mengunjungi hutan untuk melihat kucing hutan yang menjungkit ekornya di atas batu.
4.Pada saat olahraga, atlet harus melatih kekuatan otot untuk menjungkit beban yang berat.
5.Karena ekornya terlihat sangat indah, banyak orang menyukai hewan peliharaan yang menjungkitnya ke atas.

📚 Artikel terkait kata "jungkit"

Mengenal Kata 'jungkit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jungkit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jungkit" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, yaitu mengacu pada gerakan menarik sesuatu ke atas, biasanya pada ujungnya. Dalam konteks historis, kata ini mungkin berkaitan dengan teknik menangkap hewan liar atau mengangkat beban berat. Dalam kehidupan sehari-hari, orang mungkin menggunakan kata ini untuk menggambarkan perilaku hewan yang ingin mengepakkan sayap atau menikam lawan. Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar kata "jungkit" dalam kalimat seperti "Ekor kuda belang itu terlihat amat elok, dengan bulu yang terjungkit dengan indah." Atau, "Dia terus menjungkit dirinya untuk mencapai puncak gunung." Dalam kedua contoh tersebut, kata "jungkit" digunakan untuk menggambarkan gerakan yang menarik atau mencapai tingkat tertentu. Kata "jungkit" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks motivasi dan inspirasi. Ketika kita sedang menghadapi tantangan atau hambatan, kita mungkin perlu menunjukkan kemauan untuk "menjungkit" diri sendiri dan mencapai tujuan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jungkit" dapat digunakan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja atau mencapai kesuksesan. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "jungkit" memiliki makna yang luas dan relevan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menggunakan kata ini untuk menggambarkan gerakan yang menarik atau mencapai tingkat tertentu, serta sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja atau mencapai kesuksesan.