Arti Kata "kafan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kafan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kafan

ka·fan n kain (putih) pembungkus mayat;
ber·ka·fan v terbungkus kafan; memakai kafan;
me·nga·fani v memberi berkafan; memakaikan kafan (tt mayat): kita harus segera ~ mayat setelah memandikannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kafan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kafan" dalam Kalimat

1.kafan dibungkus dengan hati-hati agar tidak terlipat atau rusak.
2.Pemakaman tersebut diadakan setelah mayat terbungkus dengan baik oleh keluarga yang duka.
3.Pengiriman mayat ke tempat pemakaman biasanya melibatkan proses pembungkusan yang teliti menggunakan kafan.
4.Saat mengunjungi kuburan, banyak orang yang mengepakkan nafas panjang dan melihat mayat yang telah berkafan dengan baik.
5.Pengusaha penyedia jasa pemakaman berusaha untuk memberikan pelayanan yang profesional, seperti memberikan kafan yang bersih dan rapi.

📚 Artikel terkait kata "kafan"

Mengenal Kata 'kafan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata Kafan: Pengertian dan Makna dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kafan" seringkali dikaitkan dengan prosesi pemakaman, tetapi apakah kamu tahu apa sebenarnya makna dan konteks historis dari kata ini? Sejarahnya, kafan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam prosesi penanganan mayat setelah meninggal. Dalam arti resmi, kafan adalah kain putih yang digunakan untuk membungkus mayat, sehingga prosesnya dapat dilakukan dengan hormat dan rasa kematian dapat dirasakan dengan lebih menyedihkan. Dalam prakteknya, berkafan bukan hanya tentang membungkus mayat, tetapi juga tentang memberikan penghormatan terakhir pada si mati. Membungkus mayat dengan kafan adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat dan kesedihan. Selain itu, memakai kafan juga dapat berarti memberi pakaian pada mayat sebelum dikubur atau dibakar. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kafan dalam kalimat yang alami: "Setelah membungkus mayat dengan kafan, kita harus segera menguburnya"; "Dia tidak dapat memakai kafan karena tidak tahu cara menggunakannya"; atau "Kita harus memberi berkafan pada nenek yang sudah meninggal". Dalam kehidupan sehari-hari, kafan tidak hanya terkait dengan prosesi pemakaman. Di Indonesia, kafan juga digunakan sebagai simbol hormat dan kesedihan dalam berbagai acara, seperti prosesi peringatan hari kematian leluhur atau acara pemakaman yang lebih sederhana. Dalam budaya kita, kafan juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai manifestasi rasa hormat dan kesedihan terhadap kematian. Dengan demikian, kafan bukan hanya sekedar kain putih yang digunakan untuk membungkus mayat, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dalam kehidupan sehari-hari.