Arti Kata "kalap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalap

ka·lap a 1 lupa diri (ketika marah): ia marah sekali sampai --; 2 gila; bingung: krn putus asa, ia menjadi --;
ke·ka·lap·an n perihal kalap; keadaan kalap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalap"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalap" dalam Kalimat

1.Ia marah sekali sampai kalap dan tidak bisa berbicara lagi.
2.Kondisi ekonomi negara saat itu membuat banyak orang menjadi kalap dan putus asa.
3.Dalam novel itu, protagonis menjadi kalap setelah kehilangan kekasihnya.
4.Mahasiswa tersebut menjadi kalap karena tidak bisa menyelesaikan tugas akhirnya dan harus menghadapi konsekuensi.
5.Keadaan kalap yang dialami oleh banyak pekerja karena pandemi membuat pemerintah harus mencari solusi.

📚 Artikel terkait kata "kalap"

Mengenal Kata 'kalap' - Inspirasi dan Motivasi

Kalap dalam Bahasa Indonesia: Makna, Contoh, dan Relevansi

Kata **kalap** memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini terkait dengan keadaan seseorang yang lupa diri atau bingung, biasanya karena marah atau putus asa. Perlu diingat bahwa makna ini berbeda dari penggunaan kata yang lebih umum, seperti kehilangan atau tidak ingat. Penggunaan kata **kalap** dalam kalimat yang alami dapat dilihat dari beberapa contoh. Misalnya, "Dia menjadi sangat **kalap** setelah mendengar kabar buruk tersebut." Atau, "Setelah gagal dalam ujian, ia menjadi **kalap** dan tidak tahu apa yang harus dilakukan." Contoh lainnya adalah, "Ketika saya terlambat dan tidak bisa menemukan kereta, saya merasa sangat **kalap**." Relevansi kata **kalap** dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern bisa dilihat dari beberapa aspek. Misalnya, dalam budaya lisan, kata **kalap** digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang dalam situasi darurat atau tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sedang mengalami stres atau tekanan. Dalam beberapa kasus, kata **kalap** juga digunakan untuk menggambarkan keadaan batin seseorang yang sedang dalam proses transformasi atau perubahan. Misalnya, "Setelah kehilangan seseorang yang dicintai, seseorang bisa menjadi sangat **kalap** dan membutuhkan waktu untuk menemukan kembali arah hidupnya."